Senin, 1 Juni 2020

Warga Samarinda Tetap Shalat Idul Fitri Berjemaah di Masjid meski Banjir

- 24 Mei 2020, 09:31 WIB
WARGA keluar dari Masjid Al Khair di kawasan Pasar Segiri, Samarinda, ibu kota Kalimantan Timur, yang diliputi banjir usai menunaikan Shalat Idul Fitri pada Minggu, 24 Mei 2020.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Banjir yang menggenangi jalan dan kawasan permukiman tidak menghalangi warga Muslim di Kota Samarinda, ibu kota Kalimantan Timur, menunaikan Shalat Idul Fitri 1441 Hijriah pada Minggu pagi.

Masjid Al Khair di kawasan Pasar Segiri, Samarinda, penuh dengan jemaah Shalat Idul Fitri meski halaman dan area sekitarnya tergenang hingga setinggi lutut orang dewasa akibat banjir.

Warga yang shalat di masjid itu mengenakan masker guna menghindari penularan virus corona tipe baru penyebab COVID-19, Minggu, 24 Mei 2020.

Baca Juga: 3 Aplikasi Membuat Kartu Ucapan Idul Fitri 2020, Tambah Indah dengan Pilihan Desain

Sebagai bagian dari upaya meminimalkan risiko penularan virus corona, pengurus masjid menyediakan tempat cuci tangan di gerbang masjid dan mengatur barisan jamaah sedemikian rupa sehingga anggota jamaah tidak berdekatan satu sama lain.

Anggota jamaah juga tidak saling bersalaman usai Shalat Id, demikian Pikiran-Rakyat.com kutip dari Antara.

Samsun, warga kawasan Jalan dr Sutomo datang ke Masjid Al Khair yang lokasinya tergenang air karena tidak banyak masjid yang menggelar Shalat Id guna meminimalkan risiko penularan COVID-19.

Baca Juga: Pandemi COVID-19 Tak Kunjung Usai, Ajang IIMS 2021 Bakal Berkonsep Hybrid

Pemerintah dan majelis ulama sudah menyampaikan anjuran kepada warga untuk menunaikan Shalat Id bersama keluarga inti di rumah saja guna menghindari kerumunan yang berpotensi meningkatkan risiko penularan COVID-19.

"Biasanya saya Shalat Id di Masjid Islamic Center, tapi informasinya tidak menggelar Shalat Id, makanya saya ibadah di sini aja," kata Samsun.

Dia mengaku berusaha menjaga kebersihan diri dengan mengenakan masker dan membawa cairan pembersih tangah guna mencegah penularan virus corona.

Baca Juga: Kesaksian Korban Selamat Kecelakaan Pesawat Pakistan: Orang Berteriak, Saya Hanya Lihat Asap dan Api

"Usai Shalat Id ini, pakaian yang saya kenakan langsung lepas dan dicuci bersih," katanya.

Sementara Rudi, warga kawasan Jalan M Yamin, menunaikan Shalat Id di Masjid Al Khair karena dia memang bagian dari jamaah di masjid tersebut.

"Saya selalu aktif jemaah di sini, makanya Shalat Id juga di masjid ini," katanya.***

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X