Jumat, 29 Mei 2020

Sidang Isbat: Hilal Tidak Terlihat, 1 Syawal 1441 H Jatuh pada Minggu 24 Mei 2020

- 22 Mei 2020, 19:50 WIB
MENTERI Agama Fachrul Razi (tengah) saat konferensi pers Sidang Isbat Awal Ramadhan 1441 Hijriyah/ 2020 Masehi di Kementerian Agama, Jakarta, Kamis 23 April 2020. * /ANTARA/HO-Kementerian Agama/aa

PIKIRAN RAKYAT - Kementerian Agama RI hari ini menggelar sidang isbat penentuan 1 Syawal 1441 Hijriah, Jumat, 22 Mei 2019.

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menyampaikan bahwa tidak ada hilal terlihat sehingga 1 Syawal 1441 Hijriah jatuh pada Minggu 24 Mei 2020.

"Ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia pada posisi di bawah ufuk antara minus 5 derajat 17 menit sampai dengan minus 3 derajat 58 menit. Ini adalah posisi hilal berdasarkan hisab," kata Fachrul pada konferensi pers di kantor Kementerian Agama, Jakarta pada 22 Mei 2020.

Baca Juga: Konsistensi Jabar Gelar Tes Masif COVID-19

Dia menjelaskan bahwa hisab merupakan sebuah metode atau cara untuk mengetahui posisi ketinggian hilal sehingga apakah hilal bisa dilihat atau tidak.

Sidang sebelumnya telah diawali dengan paparan pakar astronomi dari Tim Falakiyah Kementerian Agama, Cecep Nurwendaya.

Lebih lanjut, Fachrul memaparkan bahwa penetapan 1 Ramadhan, 1 Syawal dan 1 Dzulhijah dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama dengan berkonsultasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan ormas-ormas Islam Indonesia.

Baca Juga: Resmi Diumumkan, Masjid Istiqlal Tak Gelar Salat Idul Fitri 1441 H dan Malam Takbiran

Fachrul menjelaskan dalam penentuan hilal pemerintah melakukan dua metode yaitu hisab dan metode rukyatul hilal karena saling melengkapi.

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X