Tentara Meninggal Dibunuh Saat Piket di Koramil, Warga Pembunuhnya Ditembak Mati Saat Mencoba Kabur

- 20 Mei 2020, 16:23 WIB
EVAKUASI jenazah tentara dibunuh warga.* /

PIKIRAN RAKYAT – Seorang anggota TNI AD Sersan Dua (Serda) Baso Hadang, dibunuh warga ketika ia sedang piket berjaga di kantor Koramil.

Pembunuh tentara tersebut terkena timah panas polisi hingga kehilangan nyawa, karena disebut berupaya melarikan diri, Selasa, 19 Mei 2020 malam.

Kronologi pembunuhan dilaporkan Antara, diketahui setelah penemuan jasad tentara korban pembunuhan Kamis, 14 Mei 2020 malam sekitar pukul 22.00 Wita.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Gambar yang Pertama Kali Dilihat Mengungkap Kekuatan Pribadi yang Paling Dalam

Sebelum terbunuh TNI-AD itu sedang piket di Koramil 1413-16 Sorawolio, Kodim 1431/Buton.

Diduga korban yang bertugas sebagai Babinsa di Desa Palabusa Koramil Sorowalio Kodim 1413/Buton itu, dibunuh oleh seorang warga kelurahan Karing-Karing yang sedang mabuk karena alkohol.

Tentara tersebut lantas ditemukan tewas di sebuah jalan menuju areal persawahan di Kelurahan Karing-Karing, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

loading...

Jasadnya telah disemayamkan di Kelurahan Karingkaring, pada Jumat 15 Mei 2020, sekitar pukul 16.00 Wita. Pemakaman almarhum turut dihadiri Danrem 143/HO dan Kapolda Sultra, Brigjen Pol Merdisyam.

 Baca Juga: Kota Bandung Masuk Zona Kuning meski Hampir Semua Kecamatan Zona Hitam, Ridwan Kamil Beri Penjelasan 

Aparat Kepolisian Resor (Polres) Baubau pun mengaku terpaksa menembak mati Komang Ilyas pelaku tersebut, dalam pengejaran.

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) AKBP Ferry Walintukan mengungkapkan, tersangka ditangkap di Kelurahan Karing-karing Kecamatan Bungi, Kota Baubau.

"Selanjutnya, pada pukul 21.00 Wita dilakukan penyerahan tersangka kepada jajaran Opsnal Satuan Reskrim Polres Baubau (78) dan Jajaran Opsnal Satuan Intelkam Polres Baubau (65) di depan Kantor Camat Bungi Kota Baubau guna dilakukan pengembangan lebih lanjut," kata Ferry, melalui rilis Humas Polda Sultra, yang diterima, Rabu, 20 Mei 2020.

Baca Juga: Hari Kebangkitan Nasional, Kapolri Idham Azis Ajak Masyarakat Optimistis Sambut Era New Normal

Kemudian pada pukul 21.30 Wita, lanjut Feery, saat hendak melakukan pengembangan atau pengambilan barang bukti di sekitar Kantor Lurah Kantalai Kecamatan Bungi, Kota Baubau, pelaku melawan dan berusaha melarikan diri dengan cara melompat dari mobil.

"Kemudian pihak kepolisian melakukan tembakan peringatan namun tidak diindahkan oleh tersangka sehingga pihak kepolisian melakukan tindakan tegas melumpuhkan tersangka hingga meninggal dunia," jelas Ferry.

Ferry juga mengungkapkan bahwa pada pukul 22.30 Wita jenazah tersangka dievakuasi ke Rumah Sakit Palagimata Kota Baubau guna dilakukan visum.***

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X