Bawang Putih Impor dari Tiongkok Jamin Kebutuhan di Indonesia hingga Pasca Lebaran

- 18 Mei 2020, 09:36 WIB
ILUSTRASI. Operasi Pasar Bawang Putih di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Senin, 17 Februari 2020.* /ADE BAYU INDRA/PR

4. Situasi pandemi Covid-19 mempengaruhi kecepatan delivery bawang putih oleh para eksportir bawang putih dari China ke Indonesia, jelas menjadi lebih lama.

Baca Juga: Menu Buka Puasa Ramadhan 1441 H: Resep Choco Lava Cake

Masalah lain yang saat ini harus dicarikan solusinya adalah kesulitan para petani bawang putih, khususnya di Temanggung, dalam memasarkan hasil panen yang diperuntukan sebagai benih bawang putih lokal.

"Walaupun dengan adanya relaksasi sesuai Permendag No. 27/2020, seluruh importir dapat melakukan importase bawang putih tanpa SPI (Surat Peraetujuan Impor),

Baca Juga: Disdik Jamin Siswa dan Guru Tak akan Tertular Meski Sekolahnya Dijadikan Lokasi Isolasi COVID-19

kami sangat berharap agar Kementerian Pertanian tegas menegakkan aturan sesuai Permentan No. 39 yaitu pelaksanaan Wajib Tanam bagi seluruh importir yang telah melakukan importase selama masa relaksasi sampai dengan tanggal 31 Mei 2020."

"Sehingga ada kepastian bagi para petani bawang putih untuk tetap melakukan budidaya dan penangkaran benih bawang putih untuk musim tanam bulan Oktober/November dan musim tanam selanjutnya," paparnya.***

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X