Bantah Kabar Kyai Diculik karena Positif COVID-19, Pihak Kepolisian Buka Suara

- 11 Mei 2020, 17:14 WIB
ILUSTRASI COVID-19.* /PEXELS

“Benar pesan tersebut beredar melalui media sosial whastApp. Dan menambah resah masyarakat sekitar,” katanya.

Irfan juga menjelaskan bahwa benar pada Jumat 8 Mei 2020 telah melakukan penjemputan seorang ulama dan dua orang lainnya di daerah Windusari.

Mereka dijemput oleh Tim Medis yang menggunakan alat pelindunng diri (APD) lengkap dengan pengawalan Polsek dan Koramil.

“Penjemputan tersebut dilakukan karena hasil tes swab kepada tiga orang tersebut hasilnya positif. Ketiga pasien tersebut memiliki riwayat ikut acara Itjima Ulama Sedunia di Gowa Sulawesi,” jelasnya.

Baca Juga: Bagi-bagi Paket Sembako, Syukuran Kelulusan Ala Siswa-siswi Kelas XII SMAN 4 Cimahi

Sebelumnya, pasien diimbau untuk melakukan isolasi mandiri, akan tetapi masyarakat setempat merasa khawatir akan tertular.

“Penjemputan tersebut atas dasar permintaan masyarakat yang khawatir tertular. Oleh sebab itu kita selaku petugas Gugus Tugas Covid-19 koordinasi dengan pihak Muspika, Puskesmas Windusari dan Kelurga Pasien,” ungkapnya.

Berlangsungnya proses penjemputan tidak ada unsur paksaan sama sekali dari petugas, bahkan pasien dan keluarganya memberikan respon positif.

“Selama proses penjemputan berjalan aman, lancar dan kondusif. Dan pasien sudah dibawah ke eks Kantor BPPKP Srowol Mungkid Magelang,” tegasnya.

Baca Juga: Jokowi Minta Inovasi PCR Diproduksi Massal pada Akhir Mei

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi

Sumber: Tribrata News


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X