Kapal Tiongkok Larung Jasad ABK Indonesia ke Laut, Penyalur: Dimakamkan secara Islami

- 9 Mei 2020, 11:37 WIB
KEMENTERIAN Tenaga Kerja akan melakukan penyelidikan terkait kasus pembuangan jenazah ABK Indonesia oleh kapal Tiongkok. /Tangkap layar MBC NEWS

PIKIRAN RAKYAT - Dua Anak Buah Kapal (ABK) di Kapal Tiongkok yang meninggal dan jenazahnya dilarung ke laut adalah warga Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Kepala Desa Serdang Menang, Kecamatan Sirah Pulau Padang, OKI, Dodi Yansen membenarkan bahwa dua orang ABK, yakni Sepri (26) dan Ari (25) merupakan warganya.

Baca Juga: Usul Ridwan Kamil ke Mendag: Tes Masif COVID-19 di Pasar Tradisional

Keduanya bekerja di kapal melalui penyalur PT Karunia Bahari Samudra asal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah lalu dipekerjakan di kapal ikan FV Long Xing 629, kemudian dipindahkan ke Kapal Tian Yu nomor 8.

Pada 29 Desember 2019, pihak keluarga (orang tua korban) diminta manajemen PT Karunia Bahari Samudra ke Pemalang.

loading...

Baca Juga: Kontrak Kerja ABK Indonesia yang Dilarung ke Laut, Sekda OKI: Semua Hak Harus Diberikan ke Keluarga

"Tanggal 5 Januari 2020, keluarga berangkat ke Pemalang.

Setibanya di sana dikabari bahwa Sepri sudah meninggal dunia pada 21 Desember 2019 dan mayatnya sudah dilarung di laut," kata Sekretaris Daerah Kabupaten OKI, Husin, kemarin.

Baca Juga: Jual Apartemen dan Isyaratkan Pensiun, Hotman Paris: Kepalsuan Ini Akan Berakhir pada Waktunya

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X