Produk Makanan dan Minuman untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 dari Garudafood & KBI

- 8 Mei 2020, 17:38 WIB
PENYERAHAN bantuan untuk warga terdampak Covid-19 dari GarudaFood dan KBI.* /Satrio Widianto/"PR"

PIKIRAN RAKYAT -  Hingga 7 Mei 2020, Indonesia telah mencatat sebanyak 12.776 kasus positif Covid-19, dengan 2.381 kasus dinyatakan sembuh dan 930 jiwa meninggal dunia untuk seluruh provinsi di Indonesia. 

Dian Astriana-Head of Corporate Communication & Relations Garudafood menyampaikan turut prihatin dengan kondisi saat ini, karena berdampak cukup signifikan terutama pada penghasilan ekonomi masyarakat di kelas bawah. "Tidak seorangpun menyangka dan benar-benar siap menghadapi pandemi ini," kata Dian dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat 8 Mei 2020.

Oleh karena itu, Garudafood memberikan bantuan produk kepada masyarakat yang terdampak langsung akibat bencana ini. Dalam  hal ini, Garudafood bersama Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) selaku mitra eksekutor menyalurkan  total 34.000 karton produk makanan dan minuman Garudafood. 

Baca Juga: Jenazah ABK Indonesia Dilarung ke Laut, Anggota DPR Sebut Sebagai Tragedi Kemanusiaan

Bantuan kali ini difokuskan bagi mereka yang terdampak langsung, baik secara ekonomi maupun sosial seperti para ojek online, supir taksi, panti sosial & panti disabilitas, komunitas pemulung serta masyarakat sekitar kantor pusat dan pabrik Garudafood. 

Bantuan tersebut didistribusikan secara berkala dan bekerjasama dengan seluruh pabrik Garudafood di seluruh Indonesia, lembaga dan komunitas sosial, kepala desa hingga ketua RT dan RW serta jajaran Muspika lainnya.

Sebelumnya, Garudafood telah menyalurkan 5.620 karton produk kepada tenaga medis dan relawan sebagai garda depan yang tengah berjuang melawan pandemi ini.

Baca Juga: Komunitas Jabar Bergerak Sukabumi Bagi-bagi Sembako kepada Korban PHK dan Warga Terdampak Covid-19

Menurut Dian, langkah sigap ini merupakan bentuk upaya dan keseriusan dalam wujud kebersamaan melawan wabah Covid-19, tanpa memandang suku, agama dan ras tertentu baik dari sisi mitra eksekutor distribusi bantuan maupun kelompok masyarakat yang menerima bantuan.

"Semua kami rangkul termasuk dengan KBI (Keluarga Buddhayana Indonesia)  yang memiliki visi yang sama dan merupakan organisasi yang bersifat inklusif. Kami sudah bermitra cukup lama hampir dua dasawarsa dalam setiap bencana yang terjadi di Indonesia," kata Dian menambahkan.

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X