Pembenaran Aksi Pelarungan Jenazah ABK oleh Kemlu Tiongkok, Ungkit Soal Kesehatan Kapal

- 7 Mei 2020, 15:37 WIB
ABK di Kapal Tiongkok.* /TANGKAPAN LAYAR MBC NEWS

PIKIRAN RAKYAT - Awak Bawah Kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) yang cenderung mendapat perlakuan tidak adil membuat Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia merespon setelahnya.

Respon tertulis disampaikan oleh pihak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui situs resminya dengan enam poin terkait kasus ABK sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com pada Kamis, 07 Mei 2020.

Disebutkan pada poin keempat, KBRI Beijing telah menyampaikan nota diplomatik untuk meminta penjelasan lebih lanjut mengenai peristiwa yang telah hangat diperbincangkan masyarakat itu.

Baca Juga: PSBB Kota Tegal Berhasil, Satu-satunya Daerah Jateng Nol Kasus Covid-19

Nota diplomatik sendiri merupakan komunikasi diplomatik yang dikirimkan pemerintah dengan sudut pandang orang ketiga.

loading...

"KBRI Beijing telah menyampaikan nota diplomatik untuk meminta klarifikasi mengenai kasus ini," tulis Kemlu Republik Indonesia (RI).

Pelarungan yang dilakukan berdasarkan perintah kapten kapal pun diketahui merupakan upaya untuk menjaga kesehatan pihak lainnya yang berada di kapal tersebut.

Baca Juga: Korban PHK Akibat Covid-19 di Jabar Terus Meningkat, per 5 Mei 2020 Capai 14.029 Orang

Sebab diduga, salah satu ABK asal Indonesia yang meninggal dunia disebut memiliki penyakit menular meski kebenarannya masih perlu ditindaklanjuti.

Halaman:

Editor: Farida Al-Qodariah

Sumber: Kemlu


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X