Minggu, 7 Juni 2020

Anggota DPR RI Sebut Penghulu Garda Terdepan, Minta Dilengkapi APD saat Nikahkan Pengantin

- 28 Maret 2020, 19:16 WIB
ANGGOTA Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf.* /Antaranews/Abdu Faisal

PIKIRAN RAKYAT - Meluasnya penyebaran virus corona atau COVID-19 di Indonesia, secara tak langsung membuat banyak acara resepsi pernikahan yang dibatalkan.

Pasalnya, wabah virus corona ini membuat munculnya larangan perkumpulang orang, termasuk seperti mengundang banyak orang berkumpul di dalam suatu ruangan saat resepsi pernikahan.

Meski begitu, banyak juga calon pasangan suami Istri yang tetap melaksanakan proses akad nikah dengan cuma mengundang kerabat dekat saja.

Baca Juga: Serius di Indonesia, MG Bakal Buka 25 Diler Hingga Akhir 2020

Banyak pasutri yang memutuskan untuk membatalkan resepsi, namun tetap melaksanakan akad di tanggal yang sudah ditetapkan.

Melihat fenomena ini, anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bukhori Yusuf meminta Kementerian Agama (Kemenag) untuk mengambil sikap dan tidak lalai dalam melihat dampak dari virus corona.

“Kita bisa memahami bahwa agenda pernikahan adalah prosesi yang sakral dan menjadi salah satu bagian ibadah yang harus disegerakan, khususnya bagi umat muslim.

Baca Juga: Eksodus dari Luar Daerah ke Kabupaten Pangandaran Semakin Meningkat

"Oleh karena itu, saya meminta Kemenag perlu mengambil peran dalam merumuskan langkah yang tepat agar masyarakat bisa tetap melangsungkan akad nikah dengan tetap memberikan jaminan perlindungan, khususnya bagi penghulu,” ujar Bukhori sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman DPR RI.

Halaman:

Editor: Agil Hari Santoso

Sumber: DPR RI


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X