Sekjen: Golkar Kawal Tahapan Pemilu Guna Hindari Terulangnya Tragedi pada Pemilu 2019

- 26 Januari 2022, 20:54 WIB
Ketum DPP Golkar, Airlangga Hartarto.
Ketum DPP Golkar, Airlangga Hartarto. /Dok. Golkar

 

PIKIRAN RAKYAT - Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Lodewijk F. Paulus mengapresiasi kesepakatan jadwal pemilu pada 14 Februari 2024 mendatang antara KPU, DPR, dan pemerintah.

Keputusan ini menegaskan kepastian pelaksanaan Pemilu 2024.

Lodewijk meminta kader Golkar mengawal proses penyusunan tahapan pemilu untuk menghindari tragedi gugurnya petugas pemungutan seperti yang terjadi pada Pemilu 2019 lalu.

“Kita tentu tidak mengharapkan tragedi gugurnya petugas pemungutan suara Pemilu 2019 terulang. Saya minta kader Golkar di DPR mengawal proses penyusunan tahapan untuk mengantisipasi hal itu,” tutur Lodewijk dalam keterangan, Rabu 26 Januari 2022.

Menurut Lodewijk, Golkar ingin pesta demokrasi di Indonesia bisa berjalan dengan baik dan dengan suka cita. Wakil Ketua DPR RI ini menegaskan, Pemilu merupakan hajatan seluruh rakyat Indonesia, semua pihak harus bersuka cita dan mengedepankan semangat persatuan. 

Ia juga menyarankan agar durasi kampanye bisa disesuaikan untuk mencegah polarisasi terjadi di masyarakat.

Baca Juga: Pergoki Vicky Prasetyo Selingkuh Berkali-kali, Kalina Ocktaranny: Masih Kurang Pencitraannya

"Jangan sampai, karena pesta demokrasi, rakyat menjadi kian terbelah, karena hal itu jauh dari tujuan pesta demokrasi itu sendiri. Semua pihak harus bisa bergotong-royong menyukseskan Pemilu 2024,” ujar Lodewijk.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network