Kamis, 28 Mei 2020

Soal Kepastian Pelaksanaan Haji, Menag Fachrul Razi Terus Pantau Kebijakan Arab Saudi

- 28 Maret 2020, 16:01 WIB
Menteri Agama Fachrul Razi.* //PIKIRAN RAKYAT

PIKIRAN RAKYAT - Menteri Agama Fachrul Razi menyampaikan sampai saat ini, Kementerian Agama terus memantau perkembangan kebijakan Arab Saudi terkait penyelenggaraan haji 1441 H/2020. Bersamaan itu, Kemenag juga menyiapkan dua skema penyelenggaraan haji tahun ini yakni tetap diselenggarakan atau dibatalkan.

“Kemenag terus mengikuti dan memantau perkembangan kebijakan Pemerintah Arab Saudi terkait penyelenggaraan haji, termasuk perkembangan pembatasan ibadah yang dilakukan Arab Saudi di dua kota suci, Mekkah dan Madinah. Kita juga menyiapkan mitigasi kalau pelaksanaan ibadah haji dibatalkan oleh Pemerintah Arab Saudi,” ujar Menag di Jakarta, dalam keterangan resminya, Sabtu 28 Maret 2020.

Menurut Menag, sampai saat ini persiapan pelayanan di Arab Saudi terkait pengadaan pelayanan akomodasi, transportasi darat dan katering terus berjalan. Namun, sesuai surat dari Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, pembayaran uang muka belum dilakukan. Termasuk untuk penerbangan.

Baca Juga: Rekannya di Persib Positif Corona, Victor Igbonefo Langsung Telepon Luiz dan Beri Dukungan

“Proses pengadaan layanan juga terus berjalan hingga kontrak, namun belum ada pembayaran uang muka,” kata Menag.

Begitu juga di dalam negeri, pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) juga masih berproses. Sampai Jumat kemarin 27 Maret 2020 tercatat sudah 83.337 jemaah calon haji reguler yang melakukan pelunasan. Untuk tahap awal, pelunasan ini akan berlangsung hingga 30 April 2020.

“Jika ternyata haji tahun ini dibatalkan, dana yang disetorkan saat pelunasan, dapat dikembalikan lagi ke jemaah,” ujar Menag.

Baca Juga: Update Virus Corona di Indonesia per Sabtu Sore, 28 Maret 2020: Total Positif 1.155, 102 Meninggal

Sedangkan untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19, Kemenag sementara menunda pelaksanaan bimbingan manasik haji secara konvensional yang melibatkan kerumunan massa.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X