Kamis, 28 Mei 2020

Mentan Syahrul Yasin Limpo Disarankan untuk Mundur dari Jabatannya

- 28 Maret 2020, 13:12 WIB
MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo.* /MUHAMMAD ASHARI/PR

PIKIRAN RAKYAT - Ketua Perkumpulan Pengusaha Bawang Nusantara (PPBN) Mulyadi mengaku bingung dengan sikap Kementerian Pertanian (Kementan) yang tetap mewajibkan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) sebagai syarat wajib bagi para importir. Akibatnya, proses percepatan impor bawang putih dan bawang bombai dinilai tak berjalan. 

Baca Juga: Sejumlah Ruas Jalan di Kota Bandung Ditutup Mulai Sabtu 28 Maret 2020 Malam, Termasuk Asia Afrika

Baca Juga: Biasa Sibuk di Luar Rumah, Hotman Paris Ambil Alih Urusan Dapur saat Pandemi Virus Corona

Baca Juga: Ludahi Polisi Sambil Mengaku Terinfeksi Virus Corona, Seorang Pria Dijebloskan ke Penjara

"Awalnya pengusaha mengapresiasi langkah pembebasan izin impor dan kuota yang dikeluarkan Kemendag. Namun, sampai saat ini pengusaha impor khawatir, mengingat dalam importasi masih ada kewenangan Kementan, dalam hal ini kewajiban karantina di pelabuhan," kata Mulyadi dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu 28 Maret 2020

“Berikanlah pelaku usaha ini kepastian. Jangan sampai ketika kami melaksanakan arahan Kemendag, pas di karantina dipermasalahkan. Karena (badan) Karantina itu di bawah Kementan. itu yang juga kami takutkan,” tuturnya.

Baca Juga: Saatnya Membalas Suporter, Pemain Crystal Palace Ajak Rekannya Bantu Fans Positif Corona

Baca Juga: Update Corona di Jawa Barat per Minggu Pagi 29 Maret 2020: Kasus Positif Tembus Angka Lebih dari 100

Baca Juga: Ramalan Zodiak 29 Maret 2020, 7 Zodiak Alami Hal Baik Soal Percintaan

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X