Sabtu, 28 Maret 2020

Tabung Gas Elpiji Pun Disemprot Disinfektan Khusus, Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

- 27 Maret 2020, 08:47 WIB
PENYEMPROTAN tabung gas elpiji sbelum sampai ke tangan konsumen.* /Eviyanti/"PR"

PIKIRAN RAKYAT - PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region IV wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta  gelar  sterilisasi tabung-tabung LPG menggunakan cairan disinfektan non korosif.

Sebelum diedarkan tabung disterilisasi dengan cairan disinfektan khusus untuk tabung non korosif, untuk menghindari karat yang nantinya bisa membahayakan konsumen.

General Manager Pertamina MOR IV, Iin Febrian mengatakan,  proses uji kebocoran merupakan standar Pertamina dalam merawat kelaikan tabung gas yang akan dijual atau diedarkan kepada konsumen.

Baca Juga: Digandeng Disney, Meghan Markle Mulai Debut sebagai Narator Film setelah Hengkang dari Kerajaan

Sterilisasi sebagai upaya tambahan mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, dilakukan bersamaan dengan proses uji kebocoran tabung (leakage test) di Stasiun Pusat Pengisian Bulk Elpiji (SPPBE).

"Khusus untuk tabung LPG sterilisasi  menggunakan cairan disinfektan non korosif pada proses uji kebocoran tabung (leakage test) di Stasiun Pusat Pengisian Bulk Elpiji (SPPBE)," katanya, Kamis, 26 Maret 2020.

Menurutnya, proses ini dilakukan di seluruh SPPBE Pertamina, namun dikarenakan saat ini sedang ada wabah virus corona, maka kami mencampur air uji kebocoran dengan disinfektan non korosif.
Seluruh fasilitas Pertamina seperti Fuel Terminal, Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), Depot LPG, SPPBE dan SPBU juga telah disterilkan menggunakan cairan disinfektan.

Baca Juga: Digelar di Tengah Wabah Corona, Kemenag Tetapkan Dua Skenario Haji

“Selain sterilisasi fasilitas, para petugas, awak mobil tangki dan operator yang melayani juga kami bekali dengan masker, sarung tangan, dan hand sanitizer. Diharapkan hal tersebut dapat memberikan keamanan dan kenyamanan para pelanggan setia produk Pertamina," tambahnya.

Pertamina melalui Marketing Operation Region IV melayani kebutuhan LPG masyarakat di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Saat ini, penyaluran total harian rata-rata LPG di wilayah Pertamina MOR IV adalah 3.980 Metric ton per hari, yang terdiri dari dua jenis penyaluran LPG, yaitu PSO (subsidi) sebesar 3.600 Metric Ton/hari dan Non PSO 380 Metric Ton/Hari.

Baca Juga: Bilik Sterilisasi Kini Ada di Lapas dan Rutan, Nugroho : Antisipasi Penyebaran Virus Corona

“Untuk LPG Non PSO terdapat kenaikan sebesar 2,8% di bulan ini, sedangkan untuk LPG PSO atau bersubsidi terdapat penurunan permintaan di bulan Maret sebesar 1%," terang  Iin.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara, PT Pertamina (Persero) akan terus memenuhi kebutuhan BBM dan LPG di masyarakat.

Jika ada konsumen yang membutuhkan informasi atau memberikan masukan dan saran dapat menghubungi kontak Pertamina 135 atau melalui aplikasi mypertamina yang saat ini dapat diunduh pada google playstore atau apple store. ***


Editor: Syamsul Bachri

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X