Motif Pengeroyokan Anggota TNI oleh 8 Orang di Jakarta Utara Terungkap

- 23 Januari 2022, 19:15 WIB
Ilustrasi pengeroyokan.
Ilustrasi pengeroyokan. /Pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Pengerotokan terhadap anggota TNI terjadi di Jalan Rusun Muara Batu, Penjaringan, Jakarta Utara.

Diskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengungkapkan motif aksi pengeroyokan anggota TNI karena kesalahpahaman pelaku dan korban.

"Motifnya diduga ada kesalahpahaman karena anggota prajurit TNI yang jadi korban dengan para pelaku, sebelumnya tidak pernah ada permasalahan," kata Tubagus Ade.

Tubagus menjelaskan kronologi kejadian pengeroyokan berawal saat ada sekelompok orang datang ke Waduk Pluit untuk mencari seseorang.

Baca Juga: Dorce Gamalama Berpesan jika 'Berpulang' Nanti: Mandikan Saya sebagai Perempuan

"Kejadian di Waduk Pluit, ada sekelompok orang datang ke sana dengan maksud mencari orang (anggota TNI), tapi (korban) kebetulan berada di sana," ujar Tubagus.

"Sehingga motivasinya perselisihan di lokasi kejadian karena antara anggota TNI dengan para pelaku tersebut tidak punya hubungan apa-apa sebelum kejadian," sambungnya.

Tubagus mengatakan pelaku pengeroyokan terhadap anggota TNI AD, Pratu Sahdi (22) diduga berjumlah delapan orang.

"Dikeroyok oleh kurang-lebih delapan orang dari kelompok tersebut, yang mengakibatkan anggota atau prajurit TNI tersebut meninggal dunia," katanya.

Halaman:

Editor: Ikbal Tawakal

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network