Infeksi Omicron Meningkat, Epidemiolog Ingatkan Masyarakat

- 23 Januari 2022, 18:50 WIB
Ilustrasi pasien Covid-19
Ilustrasi pasien Covid-19 /Pixabay/Elf-Moondance

PIKIRAN RAKYAT - Peningkatan kasus varian Covid-19 di Indonesia yang dipicu oleh varian baru Omicron, turut menjadi perhatian ahli epidemiologi dari Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat, Defriman Djafri.

Dalam keterangannya pada Minggu, 23 Januari 2022, Defriman mengatakan bahwa untuk menekan laju penyebaran kasus Covid-19 Omicron, ia meminta masyarakat untuk terus membudayakan perilaku penerapan protokol kesehatan (prokes) di saat beraktivitas.

Adapun, penerapan disiplin prokes untuk mencegah Covid-19 Omicron tersebut ,yakni dengan menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, serta membatasi perjalanan yang tidak penting.

"Saat ini, jelas protokol kesehatan dengan ketat dan cerdas menjadi andalan yang paling murah dan efektif menekan terjadinya penularan, ketika aktivitas tetap dijalankan," ungkap Defriman, dikutip dari Antara.

Baca Juga: Dibangun 3.300 Tahun Lalu, Arkeolog Temukan Dua Patung Sphinx Raksasa di Mesir

Defriman menambahkan, meski sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19, masyarakat tidak boleh mengubah perilaku kebiasaan baru tersebut.

"Jangan sampai ketika vaksin sudah dijalankan masyarakat abai, dan merasa sudah kebal terhadap virus tanpa menggunakan masker atau menerapkan protokol kesehatan yang selama ini diterapkan dalam mengurangi risiko penularan," katanya.

Lebih lanjut, epidemiolog itu juga meminta pemerintah untuk melakukan upaya skrining, pengujian, pelacakan dan analisis whole genome sequence (WGS) secara masif, untuk menekan laju penyebaran Covid-19 Omicron di Indonesia.

Baca Juga: Pelat Nomor Dinas Polisi di Mobil Arteria Dahlan Sulut Polemik, Polda Metro Jaya Angkat Bicara

"Strategi ini memastikan kita dapat mengidentifikasi secara cepat, dan kasus-kasus yang teridentifikasi benar-benar harus dikarantina secara ketat, mempertimbangkan penularan Omicron yang lebih cepat dari varian yang lain," bebernya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network