Sabtu, 6 Juni 2020

Asrama Haji Dijadikan Tempat Isolasi Covid-19, Menag Fachrul Razi Juga Turut Serahkan Uang hingga Baju Hazmat

- 22 Maret 2020, 14:07 WIB
Singapura Konfirmasi Tiga Kasus COVID-19.* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Menteri Agama Fachrul Razi hari ini menyerahkan secara simbolis salah satu gedung Asrama Haji Pondok Gede untuk dijadikan ruang isolasi RS Haji Jakarta. Serah terima gedung isolasi tersebut berlangsung di Asrama Haji, Pondok Gede Jakarta Timur.

Hadir, Plt Sekjen sekaligus Dirjen Penyekenggaraan Haji dan Umrah Nizar Ali, Ketua Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu, Sekretaris Baznas Jaja Jaelani, Karo Perencanaan Ali Rokhmad dan Karo Keuangan Kemenag Ali Irfan.

Gedung Asrama Haji yang akan dijadikan ruang isolasi penanganan Covid-19 diserahkan Menag kepada Direktur Utama RS Haji Jakarta Dokter Syarief Hasan Lutfie.

Baca Juga: Rumah Sakit Darurat Corona di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Difokuskan pada Pasien Bergejala Ringan

Selain itu, Menag juga menyerahkan bantuan berupa uang senilai Rp 3miliar, serta bantuan alat pelindung diri (APD) berupa masker dan baju hazmat. Bantuan ini bersumber dari Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kementerian Agama. Selain dari unsur Kemenag, tergabung dalam satgas ini BPKH, Baznas, dan BWI. Bantuan ini merupakan tahap awal yang nantinya akan dievaluasi sesuai kebutuhan.

Menag dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada dokter dan tim medis RS Haji Jakarta yang sudah berjibaku bekerja tanpa batas dalam melayani masyarakat dan penanggulangan Covid-19.

"Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu dalam penanggulangan Covid-19 dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Manfaatkanlah bantuan ini sebaik-baiknya khususnya di bidang kesehatan," kata Menag, Minggu 22 Maret 2020.

Baca Juga: Kronologi Andrea Dian Positif Terinfeksi Virus Corona, Istri Ganindra Bimo Sempat Didiagnosis Demam Berdarah

"Jangan ada lagi cerita 'dalam proses' saat melayani masyarakat. Cerita 'dalam proses' adalah cerita masa lalu. Kata dalam proses itu bersayap. Hal ini sangat tidak disukai Presiden Jokowi," sambung Menag.

Menag menambahkan pemerintah sangat peduli dalam penanggulangan Covid-19. Karenanya, Kemenag berkomitmen menyisihkan APBN nya untuk perjuangan ini.

"Kami berpesan dana ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan tentunya bisa dipertanggungjawabkan," harap Menag.

Baca Juga: Demi Jaga Stok Masker, Kementerian BUMN Coba Minta Dukungan Pihak Swasta Guna Perangi Virus Corona di Indonesia

Sementara itu ketua Tim Satgas Covid-19 RS Haji Jakarta, Dokter Mahesa memaparkan kondisi penanganan Covid-19 di rumah sakitnya.

"Sebelumnya kami mengunakan ruang mushalla untuk dijadikan ruang isolasi pasien suspect Covid-19 di RS Haji Jakarta," ujarnya.

Ke depan, RS Haji bisa memanfaatkan gedung asrama haji yang telah diperbantukan sebagai ruang isolasi.

Baca Juga: 9 Ton Peralatan Medis untuk Corona dari Tiongkok Tiba di Halim Besok, Panglima TNI: Permintaan Menhan Prabowo Subianto

"Terima kasih kepada Bapak Menteri atas kepedulian dan perhatian tulus kepada kami sebagai tim medis dalam pengulangan Covid-19," tandas Mahesa.

Dari Asrama Haji, Menag bertolak ke UIN Syarif Hidayatullah Ciputat untuk menyalurkan bantuan dari Satgas Penanganan Covid-19 Kementerian Agama. Bantuan diberikan oleh Menag kepada Direktur RS UIN dr Amir Fauzi di Ruang Rektorat Kampus UIN Syarif Hidayatullah.

Bantuan yang diberikan berupa uang sebesar Rp 2miliar, serta Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker dan baju hazmat.

Baca Juga: Harga Jersey Persib tak Terjangkau Bobotoh Jadi 'Pintu' Menjamurnya Penjual Produk Bajakan

"Kemenag dan semua pihak terkait akan terus berupaya membantu. Sementara ada dana bantuan awal sebesar dua miliar serta sejumlah APD. Semoga bisa dimanfaatkan dengan baik," pesannya.

Hadir, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Amany Lubis, Plt Sekjen Kemenag Nizar, Karo Perencanaan Ali Rokhmad, dan Karo Keuangan Ali Irfan.

"Dana bantuan yang diberikan agar digunakan dengan baik dan bertanggungjawab," lanjutnya.

Baca Juga: Selain untuk Kecantikan, Berikut 5 Manfaat Daun Kari bagi Kesehatan

Menag sempat berkunjung ke RS UIN Syarif Hidayatullah. Usai menjalani protokol kesehatan berupa cuci tangan dan cek suhu tubuh, dengan mengenakan masker, Menag mengajak dialog dan memotivasi tim medis.

"Selamat bekerja. Kami doakan semua dalam keadaan sehat," harap Menag.*** 

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X