Buntut dari Pandemi COVID-19, untuk Ketiga Kalinya Pembekuan Perdagangan Saham Terjadi Selama 30 Menit

- 17 Maret 2020, 19:23 WIB
ILUSTRASI Bursa Efek.* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Tampaknya pandemi COVID-19 semakin membuat perekonomian di hampir seluruh dunia menjadi goyah.

Imbas dari adanya COVID-19 ini juga membuat Bursa Efek Indonesia membuat keputusan untuk melakukan pembekuan sementara perdagangan (trading halt).

Dikabarkan Pikiran-Rakyat.com sebelumnya, baru saja bursa saham Amerika Serikat (AS) terjun bebas di penutupan perdagangan pada, Senin, 16 Maret 2020 waktu setempat.

Baca Juga: Belum Reda Badai Virus Corona, Filipina Kini Dihadapkan dengan Wabah Virus Flu Burung

Bursa Wall Street tersebut menukik turun di angka terendah selama tiga tahun terakhir, peristiwa ini bahkan disamakan dengan tragedi Black Monday atau 'Senin Hitam' yang terjadi pada 19 Oktober 1987 lalu.

Di akhir perdagangan AS, Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 2.997,10 poin, atau sekitar 12,93 persen dan ditutup di angka 20.188,52 poin.

Bukan hanya terjadi penurunan pada bursa saham AS, adanya pandemi COVID-19 ini juga berimbas pada nilai tukar atau kurs rupiah.

Baca Juga: Kenali Beda Nilai Gizi Tempe dan Tahu, Mana yang Lebih Baik?

Selasa pagi 17 Maret 2020, nilai tukar atau kurs rupiah dalam transaksi antarbank tembus angka Rp 15.000 per Dolar AS.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X