Kapolri Janji Copot Panitia Penerimaan Polri yang Terima Sogokan

- 11 Maret 2020, 13:36 WIB
KAPOLRI Jenderal Idham Azis, didampingi Kapolda Jabar, Inspektur Jenderal Rudy Sufahriadi, di Pusdikmin Lemdiklat Polri di Jalan Gedebage, Kota Bandung pada Rabu 11 Maret 2020.* /M IQBAL MAULUD/PR

PIKIRAN RAKYAT - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menegaskan siap copot panitia-panitia yang terima sogokan pada saat penerimaan anggota Polri. Baik itu di tingkat tamtama, bintara, perwira sumber sarjana maupun pada saat penerimaan akademi kepolisian (Akpol).

Hal tersebut disampaikan Idham saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) SDM Polri Tahun Anggaran 2020. Kegiatan rapat tersebut bertempat di Pusdikmin Lemdiklat Polri, di Jalan Gedebage, Kota Bandung pada Rabu 11 Maret 2020.

"Tadi setelah saya membuka acara ini saya langsung memberikan arahan kepada para anggota, khususnya yang terlibat langsung penerimaan anggota Polri. Saya ingin rekrutmen Polri nantinya berjalan dengan penuh kejujuran," ucapnya.

Baca Juga: 58 Persen Kaum Milenial Beli Makanan Menggunakan Aplikasi Pesan-Antar, GrabFood Luncurkan Empat Fitur Baru

Menurut Idham prinsip penerimaan anggota Polri harus mengedepankan prinsip 'Betah' yaitu bersih, transparan, akuntabel dan humanis. Jadi nantinya anggota di lingkup eksternal maupun internal Polri mesti bekerja sama dan menunjukkan sikap transparan dalam proses rekrutmen.

"Jadi saya kembali tegaskan transparansi penerimaan anggota Polri harus jujur, dan yang utama adalah transparan. Koordinasi eksternal dan internal pun harus sama-sama menjaga agar proses penerimaan berjalan baik," katanya.

Kemudian, Idham pun mengingatkan agar tidak ada transaksi 'bayar-bayar' dalam proses rekrutmen untuk membangun kualitas sumber daya yang unggul. Dia menegaskan, bakal mencopot panitia yang diketahui melakukan transaksi 'bayar-bayar'.

Baca Juga: Langka di Dunia, Jerapah Putih Betina dan Anaknya Justru Dibunuh oleh Pemburu Liar di Kenya

"Itulah komitmen kami dari Polri agar nantinya anggota Polri di masa datang kualitasnya akan semakin baik. Yah itu tadi sumber daya yang unggul nantinya akan banyak tercipta," katanya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X