Selasa, 31 Maret 2020

Kondisi Kesehatan Kasus 3 dan 4 Corona di Indonesia Membaik, ABK Diamond Princess yang Imported Case Tak Ada Keluhan Fisik

- 9 Maret 2020, 15:11 WIB
Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Minggu 8 Maret 2020.* /ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga

PIKIRAN RAKYAT – Pasien ke- 3 dan 4 corona di Indonesia, kondisi kesehatannya lebih bagus dari sebelumnya.

Meski kesehatannya membaik, namun dua pasien itu meminta untuk tidak pernah diumumkan identitasnya ke publik, seperti kasus 1 dan kasus 2.

Identitas dua warga Kota Depok, yang positif terinfeksi virus corona, terlanjur menyebar.

Baca Juga: Perang Dagang: AS Ancam Kanada akan Kehilangan Informasi Intelijen jika Izinkan Jaringan 5G Huawei

Akibatnya, kedua pasien pertama positif corona di Indonesia itu, mengalami tekanan psikologis.

Keduanya merasa tersudut dengan penghakiman dari masyarakat, yang ironisnya, imunitasnya terpengaruh, sehingga belum menunjukkan kesembuhan.

loading...

"Pasien 3 dan 4 jauh lebih bagus kondisinya dari pada sebelumnya namun mereka ada permintaan ke kami untuk memberikan garansi tidak akan mengumumkan nama mereka karena mereka takut seperti yang terjadi pada kasus 1 dan 2. Karena kasus 1, 2, 3, 4 dan 5 berasal dari klaster yang sama karena dan di antara mereka ada komunikasi karena tidak ada larangan untuk menggunakan smartphone," kata Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes sekaligus juru bicara penanganan COVID-19 Achmad Yurianto, Senin, 9 Maret 2020.

Baca Juga: Identitas Terungkap, 2 Warga Depok Pasien Pertama Corona di Indonesia Depresi dan Imunitasnya Terpengaruh

Sementara, kasus 5 yaitu laki-laki berusia 55 tahun juga menurut Yuri tidak ada keluhan fisik namun karena biasa beraktivitas ia pun merasa tidak biasa berada di ruangan isolasi.

"Kasus 6 juga kondisinya bagus dan tidak ada keluhan. Dia ini imported case karena penularan terjadi di Kapal Diamond Princess, kita yakini tidak bersumber dari penularan lokal," ungkap Yuri.

Saat ini masih ada lima orang pasien yang sedang diobservasi dan menunggu hasil laboratorium.

Baca Juga: Sempat Diisolasi Di Garut, WNI Suspect Corona yang Pulang dari Macau Dirujuk ke RSHS Bandung

Ada enam orang Warga Negara Indonesia yang dinyatakan positif COVID-19. Kasus 1 dan kasus 2 diumumkan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta pada 2 Maret 2020.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Antara

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X