Omicron Melonjak, Kemenkes Gencarkan Pelaksanaan 3T di Indonesia

- 15 Januari 2022, 10:07 WIB
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi sebut pihaknya akan lebih memperketat 3T.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi sebut pihaknya akan lebih memperketat 3T. /Dok. Kemenkes

PIKIRAN RAKYAT – Kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia bertambah jadi 572 orang.

Jumlah tersebut berdasarkan data per Rabu, 12 Januari 2022 dengan penambahan 66 kasus.

Penambahan kasus tersebut terdiri dari 33 kasus dari pelaku perjalanan luar negeri dan 33 kasus lainnya dari transmisi lokal.

Terkait lonjakan kasus tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun akan meningkatkan pelaksanaan 3T yakni testing, tracing dan treatment.

Baca Juga: Dilaporkan Doddy Sudrajat Usai Hina Mayang, Selebgram Ayu Wisya: Lapor Mulu, Hansip Lu?

Juri Bicara vaksinasi Covid-19 Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi menyebutkan tidak ada perbedaan karakteristik gejala antara pasien perjalanan luar negeri dan pasien transmisi lokal.

Menurutnya, sebagian besar gejalanya ringan dan tanpa gejala. Gejala paling banyak yang dialami pasien adalah batuk, pilek, dan demam.

Dengan demikian seluruh pasien wajib menjalankan karantina Kesehatan di tempat yang telah ditunjuk oleh pemerintah.

Diketahui bahwa mayoritas pasien tengah menjalani karantina RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta dengan jumlah sekira 339 orang.

Baca Juga: Kondisi Terbaru Tukul Arwana Diungkap Vega Darwanti, Ada Hal Mencengangkan dari sang Komedian?

Halaman:

Editor: Bayu Nurullah

Sumber: Kemenkes

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network