Hanya Digaji Rp 800.000 Sebulan, Pasutri di Bintaro Lapor Polisi Setelah Hidup Bak Disandera

- 6 Maret 2020, 18:20 WIB
Rieskiyadi (kanan) saat malaporkan penganiayaan kakak iparnya ke LBH Kharisma, Kota Tangerang /Seputar Tangsel

PIKIRAN RAKYAT - Satu pasang suami istri mengaku dianiaya majikan mereka di Kota Tangerang Selatan.

Mereka mencari perlindungan hukum ke Lembaga Bantuan Hukum Kharisma, Kota Tangerang dan akhirnya melaporkan penganiayaan tersebut pada Kamis, 5 Maret 2020 lalu.

Kasus dilaporkan ke Polres Tanggerang, sebelumnya pada Selasa, 3 Maret 2020, dugaan penganiayaan yang dialami Achmad Yuniardi (47) dan istrinya Pipit tersebut dilaporkan oleh Rieskiyadi, warga Griya Pamulang, Tangerang Selatan.

Baca Juga: Lupa EFIN untuk Laporan SPT Online Pajak 2019? Cukup Mention Saja ke Twitter

Rieskiyadi yang merupakan adik dari Pipit, menuturkan bahwa kakak dan suaminya diduga alami penganiayaan yang dilakukan oleh majikan mereka berinisial LW.

loading...

LW merupakan majikan dari pasutri tersebut, beralamat di kawasan Bintaro Sektor 7, Tangsel.

Adik dari Pipit ini juga mengungkapkan, bahwa tidak hanya dianiaya, mereka juga tidak diperkenankan pulang kerumah.

"Kalau untuk kepentingan kerja boleh keluar rumah, selebihnya tidak boleh. Jadi anaknya yang datang, mereka enggak boleh pulang," ungkap Rieskiyadi di Kantor Lembaga Hukum Kharisma kepada tim SeputarTangsel.com.

Baca Juga: Sama-sama Pernah Jadi Korban, Ruben Onsu Desak Syahnaz Sadiqah Laporkan Akun Jual Beli Bayi

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: Seputar Tangsel


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X