Sejarah Satpam, Pernah Dikhawatirkan Jadi Mafia atau Ya­kuza hingga Dicap Arogan

- 14 Januari 2022, 09:00 WIB
Satpam mengimbau calon penumpang KRL Commuter Line Jabodetabek untuk selalu menerapkan protokol kesehatan di Stasiun KA Tanah Abang, Jakarta, Rabu 5 Januari 2022.
Satpam mengimbau calon penumpang KRL Commuter Line Jabodetabek untuk selalu menerapkan protokol kesehatan di Stasiun KA Tanah Abang, Jakarta, Rabu 5 Januari 2022. /Antara/Aditya Pradana Putra

PIKIRAN RAKYAT - Cuitan warganet di Twitter yang membandingkan kinerja satpam (satuan pengamanan) sebuah bank dengan kepolisian sempat viral beberapa waktu lalu. Cuitan tersebut bernada apresiasi terhadap satpam dan kritik terhadap Korps Bhayangkara.

Lalu, bagaimana awal mula satuan petugas ­keamanan partikelir itu berdiri? apakah ada kaitannya dengan petugas keamanan tempo dulu, seperti centeng atau tukang ronda?

Kehadiran sat­pam tak bisa d­i­le­pas­kan dari mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Awaloedin Djamin. Ia dikenal sebagai Bapak Satpam Indonesia lantaran menjadi pendiri satuan keaman­an partikelir tersebut.

Saat ma­sih menjabat Kapolri, Awaloedin Djamin mengeluarkan Surat Keputusan No. Pol: Skep/­126/XII/1980 tentang Pola Pembinaan Satpam pada 30 Desember 1980. Tanggal itu pun dijadikan hari ulang tahun atau hari jadi satpam di Indonesia.

Baca Juga: Bertemu Satpam Bank, Kapolda Metro Jaya Blak-blakan: Saya Mau Belajar

Baca Juga: Buntut Cuitan Minta Polisi Diganti Satpam Bank, Netizen Dapat Teror Online Berkepanjangan

Surat tersebut bertujuan mem­beri pedoman bagi pejabat yang mengelola satpam di instasi pemerintah maupun nonpemerintah dalam hu­bungannya dengan tugas dan tanggung jawab Polri sebagai inti pembina keamanan dan ketertiban masyarakat.

”Da­lam waktu yang singkat sampai akhir jabatan penulis sebagai Kapolri (akhir 1982), satpam berkembang di seluruh Indonesia,” kata Awa­loe­din Djamin dalam tulisannya bertajuk Satpam 25 Tahun yang dimuat Rastra Sewa­kottama No 1 Tahun 2006. Tulisan itu dibuat dalam peringatan hari jadi ke-25 Satpam Indonesia.

Satpam merupakan kelanjutan dari Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Hankamrata) yang mene­kan­kan keikutsertaan unsur-unsur masyarakat secara aktif dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

Sistem keamanan swakarsa sebetulnya sudah ada pada ma­syarakat, seperti sistem ronda-ronda di kampung. Awaloedin Djamin mengatakan, satpam terus dikembangkan oleh kapolri-kapolri penggantinya.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network