Predator Seks Herry Wirawan Dituntut Mati, Puan Maharani: Kita Hargai Proses Hukum yang Sedang Berjalan

- 13 Januari 2022, 10:15 WIB
Puan Maharani angkat suara terkait Herry Wirawan yang dituntut hukuman mati ditambah kebiri kimia, sekaligus minta keadilan bagi para korban.
Puan Maharani angkat suara terkait Herry Wirawan yang dituntut hukuman mati ditambah kebiri kimia, sekaligus minta keadilan bagi para korban. /DPR RI/Geraldi

PIKIRAN RAKYAT - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Puan Maharani berharap keadilan juga harus didapat oleh 13 santriwati yang jadi korban kejahatan Herry Wirawan.

Puan Maharani meminta masyarakat menghormati proses hukum yang tengah berjalan terhadap terdakwa Herry Wirawan terkait kasus pelecehan seksual.

"Kita tunggu proses hukum. Tolong berikan keadilan bagi santriwati," kata Puan Maharani kepada awak media pada Kamis, 13 Januari 2022.

Puan Maharani berhadap, tuntutan dari jaksa penuntut umum (JPU) ini bisa membuat pelaku menjadi jera.

Baca Juga: Nangis Tahu Kondisi Tukul, Lesti dan Bilar Punya Keinginan untuk sang Presenter, Apa Itu?

"Namun, ini akan menjadi contoh bagi semua pelakunya. Itu mendapatkan hukuman yang memang harus mereka terima," ujar Puan Maharani.

Dalam tuntutannya, JPU menuntut terdakwa Herry Wirawan dengan hukuman mati karena bersalah telah melakukan perbuatan perkosaan terhadap santriwatinya.

"Saat ini proses hukum masih berjalan. Sekarang dalam proses tuntutan. Jadi, kita hargai proses hukum yang sedang berjalan," ucap dia.

Baca Juga: Minyak Goreng Rp 14 Ribu Diluncurkan, Mendag: Langkah Konkret Jaga Stabilitas Harga Bapok

"Intinya, jangan lagi terjadi hal-hal seperti itu di mana pun. Bukan hanya di dalam lingkungan keagamaan, sekolahan dan lain-lain," lanjutnya seperti dilansir Pikiran-Rakyat.com dari PMJ.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X