Selasa, 7 April 2020

Pemerintah Indonesia Mesti Klarifikasi Status Corona di Forum Internasional

- 28 Februari 2020, 19:28 WIB
TIKET pesawat di Tiongkok jatuh di tengah wabah virus corona, bahkan semurah secangkir kopi.* /AFP/Byambasuren Byamba-ochir

PIKIRAN RAKYAT - Fraksi Partai Demokrat DPR RI meminta pemerintah lebih sering menggaungkan keamanan Indonesia dari Corona. Menurut Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR RI Teuku Riefky Harsya pemerintah misalnya bisa lebih sering bicara di forum-forum internasional untuk menyampaikan klarifikasi terkait corona itu. Hal ini menyusul kebijakan Arab Saudi menunda umrah.

"Fraksi Partai Demokrat DPR RI meminta Menteri Luar Negeri RI untuk segera memfasilitasi Menkes RI agar segera bertemu dengan seluruh duta besar negara sahabat untuk menjelaskan protokol yang sudah dilakukan Indonesia dalam penanganan kasus virus corona," kata Riefky.

Menurut Riefky, langkah tersebut wajib dilakukan pemerintah Indonesia. Dengan begitu, kata dia, kekhawatiran negara lain terhadap kemampuan Indonesia menghadapi corona bisa ditekan.

Baca Juga: Peracik dan Pengedar Tembakau Gorila di Kabupaten Bandung Diringkus Polisi

Selain itu, Riefky menilai langkah itu bisa mencegah penghentian visa umrah oleh Kerajaan Arab Saudi. Dia berharap tak ada lagi negara yang melarang warga negara Indonesia masuk ke wilayah mereka.

"Untuk menghindari dikeluarkannya kebijakan pemerintah negara lain yang dapat merugikan Indonesia dan menganggu kestabilan ekonomi, sosial dan politik Indonesia," ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi menghentikan pelayanan visa umrah untuk sementara waktu. Arab Saudi memutuskan kebijakan itu akibat penyebaran virus corona kian melonjak di Timur Tengah.

Baca Juga: Kapal Pengawas Perikanan Tipe C Mulai Dibangun, Pung : Untuk Memberantas Ilegal Fishing dan Melindungi Nelayan

Kebijakan ini membuat peziarah tidak bisa mengunjungi Masjid Nabawi, Madinah dan Masjid al Haram, Mekkah untuk sementara waktu. Termasuk jamaah umrah asal Indonesia. Akibatnya, 1.540 orang dari 2.792 orang jamaah yang batal berangkat umrah dari Bandara Soekarno-Hatta.***

 


Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X