Senin, 30 Maret 2020

Sikapi Arab Saudi, Pemerintah Diminta Terbuka Soal Virus Corona

- 28 Februari 2020, 19:01 WIB
ILUSTRASI kabah di Mekah, tujuan ibadah haji dan umrah.* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani meminta pemerintah transparan dalam penanganan virus corona usai masuk dalam daftar negara yang ditangguhkan visa umrah oleh Arab Saudi. Di Kompleks Parlemen Senayan, Jumat 28 Februari 2020 Arsul menilai pemerintah perlu meyakinkan dunia internasional bahwa Indonesia belum terpapar corona.

“Pemerintah juga perlu terbuka ke publik mengenai jumlah orang jika memang ada yang positif terinfeksi virus corona. Berapa sih jumlah warga yang terkena virus corona, termasuk yang tidak. Ini kan dilakukan dan harus dijawab oleh pemerintah," kata Arsul.

Menurut Arsul, jika perlu pemerintah mengadakan konferensi pers setiap hari untuk melakukan klarifikasi.

Baca Juga: Pemain Tengah Legendaris Manchester United, Paul Scholes Nilai Kelas Bruno Fernandes Tak Jauh dari Kevin De Bruyne

Termasuk jika ada kasus WNA terpapar corona setelah mampir ke Indonesia. Sekjen PPP itu pun menyebut pemerintah harus lebih cermat berkomunikasi dengan masyarakat.

“Jangan sampai kericuhan di Natuna akibat penolakan tempat observasi virus corona terulang kembali. Saya kira DPR sepanjang pemerintah mengelola dengan baik, akan mendukung," ucap dia.***


Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X