Rabu, 8 April 2020

Ridwan Kamil, Anies Baswedan, dan Wahidin Disindir Tak Usah Sok Jago karena Absen Rapat Komisi V DPR

- 26 Februari 2020, 18:19 WIB
MENTERI PUPR Basuki Hadimuljono (tengah) disaksiakn Wakil Menteri John Wempi (kanan) berbincang dengan Ketua Komisi V DPR Lasarus (kiri) dalam Rapat Kerja/Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 26 Februari 2020. Absennya tiga gubernur, Ridwan Kamil, Wahidin, dan Anies Baswedan dikritik keras karena menteri saja mau hadir di rapat itu.* /ANTARA FOTO

PIKIRAN RAKYAT – Ketidakhadiran tiga Gubernur dalam rapat dengan Komisi V DPR RI mengenai banjir menjadi bahan sindiran.

Tiga Gubernur yang dijadwalkan hadir dalam rapat Rabu, 26 Februari 2020 itu adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Gubernur Banten Wahidin Halim.

Rapat pun ditunda karena ketidakhadiran tiga gubernur ini.

Baca Juga: Hati-hati Bahaya dari Parfum Sintetis, Jonner : Yang Natural Bisa Menjadi Peluang Usaha

Sindiran salah satunya disampaikan Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Roberth Rouw.

Menurut Roberth, tiga gubernur ini tidak punya hati karena tak hadir dalam rapat soal banjir dengan pihaknya.

Padahal rapat akan membahas terkait penanganan bencana banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Baca Juga: Demi Transparansi Sewa, Muncul Wacana Digitalisasi Stadion Pakansari

"Pimpinan daerah tidak punya hati untuk memberikan kenyamanan kepada rakyat," kata Roberth.

Menurutnya, banjir yang melanda Jabodetabek merupakan peristiwa yang sangat memalukan.

Ia pun meminta agar kepala daerah tidak merasa pintar dan jago dalam menangani masalah banjir.

Baca Juga: Sejumlah Wilayah di Jawa Barat Banjir, Ridwan Kamil Batalkan Kunjungan ke Turki

"Tidak usah lagi pimpinan daerah sok pintar lakukan itu, maka itu bisa teratasi semuanya. Tidak usah sok jagolah," katanya.

Anggota Komisi V DPR dari Fraksi PDIP Sadarestuwati juga menyatakan hal serupa.

Padahal, menurutnya, rapat yang digelar pihaknya ini sangat penting bagi seluruh warga yang tinggal di Jakarta, Jabar, dan Banten. Ia pun mempertanyakan tujuan rapat pembahasan banjir di Jabodetabek ini digelar mengingat tiga kepala daerah yang berkepentingan dengan masalah tersebut tidak hadir.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X