Jumat, 5 Juni 2020

Potensi Zakat Perusahaan Rp 217 Triliun, Masih Jauh dari Capaian

- 26 Februari 2020, 16:53 WIB
ILUSTRASI potensi zakat.* /DOK.PR

“Sebagai syakhsiyah yang menyerupai syakhsiyah manusia pada segi kecakapan, memiliki hak, menjalankan kewajiban, dan memikul tanggung jawab secara umum ini menunjukan bahwa perusahaan wajib membayar zakat,” jelasnya.

Bukan beban

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Muhammad Fuad Nasar mengakui, potensi zakat tersebut secara bertahap bisa diperoleh.

Hal itu dengan catatan zakat jangan dianggap sebagai beban tapi sebagai ibadah.

 Baca Juga: Pergerakan Tanah di Majalengka Rusak 14 Rumah dan Satu Musala Rusak

“Zakat dan wakaf merupakan sektor sosial keuangan syariah yang berperan dalam upaya memoderasi ketimpangan sosial ekonomi. Literasi zakat dan wakaf yang masih rendah perlu ditingkatkan, meliputi semua segmen masyarakat dan penentu kebijakan.  Begitu pula pemanfaatan dan pengamanan harta benda benda wakaf harus menjadi concern pemerintah. 

"Keterbatasan sumber daya dan sumber dana di Kementerian Agama tidak dipandang sebagai kendala, melainkan semua itu untuk men-challange kita semua untuk mengembangkan sinergi dan kolaborasi lintas sektoral," katanya.***

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X