Masih Misteri, Keberadaan Politisi PDIP Harun Masiku Jadi Isu Panas dan Kerap Muncul dalam Rapat Komisi III DPR RI

- 25 Februari 2020, 18:42 WIB
Tampilan pencarian Harun Masiku dalam situs KPK.* /KPK

PIKIRAN RAKYAT - Keberadaan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Harun Masiku yang buron sejak beberapa waktu lalu masih jadi isu panas. Di DPR, pertanyaan tentang keberadaan Harun selalu muncul dalam rapat Komisi III DPR RI dengan Kemenkumham dan KPK. Hal ini seperti yang terjadi pada rapat di Komisi III, Kompleks Parlemen Senayan, Selasa 25 Februari 2020.

Pertanyaan muncul salah satunya dari Anggota Komisi III Sarifuddin Sudding kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Sudding tak habis pikir mengapa sulit sekali mencari Harun Masiku. Seperti diketahui, Harun yang terjerat kasus korupsi suap Komisioner KPU Wahyu Setiawan tak tentu rimbanya hingga kini. Sudding juga heran mengapa Yasonna sebagai menteri yang juga satu partai dengan Harun hanya mengandalkan satu informasi saja.

“Saudara hanya gunakan satu sumber informasi Ditjen Imigrasi untuk mencari Harun Masiku, sementara isu ini dapat perhatian publik. Ini yang enggak masuk akal,” kata Sudding.

Baca Juga: Beberapa Hari Menjelang Kick-Off Liga 1 2020, Supardi Nasir Beberkan Harapannya

Sudding pun memastikan apakah Yasonna betul tidak mengenal Harun Masiku sebagaimana pengakuannya selama ini.

Menanggapi pertanyaan ini, Yasonna menegaskan kalau dia tak kenal Harun. Bahkan dia mengacungkan dua jarinya tanda bersumpah. 

"Sama sekali tidak. Lihat mukanya fisik belum pernah, foto aja," ucap Yasonna.

Jawaban Yasonna lantas disambut oleh Anggota Komisi III dari Fraksi Demokrat Benny K Harman. Menurut Benny, mungkin Yasonna tak kenal Harun tapi mengetahuinya. Yasonna lagi-lagi memastikan dia tak kenal Harun. Tidak puas dengan jawaban Yasonna. Benny lalu kembali mencecar.

Baca Juga: Nekat Selundupkan Narkotika 12 Kilogram, Adik dan Kakak Terancam Hukuman Mati

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X