Sabtu, 4 April 2020

Akibat Corona, Kunjungan Wisman ke Indonesia Turun, Presiden : Industri Pariwisata Harus Maksimalkan Potensi Wisata MICE

- 25 Februari 2020, 18:39 WIB
CANDI Prambanan, salah satu lokasi wisata favorit Kabupaten Sleman.*/PARIWISATA.SLEMANKAB.GO.ID /null

PIKIRAN RAKYAT - Presiden Joko Widodo membahas tindak lanjut terhadap sejumlah langkah kebijakan yang telah diputuskan, untuk menghadapi dampak virus corona terhadap perekonomian nasional.

Pembahasan bersama dengan jajaran terkait digelar di Kantor Presiden, Jakarta, pada Selasa, 25 Februari 2020.

Dalam bahasannya hari ini, pemerintah akan memutuskan langkah-langkah lanjutan dari kebijakan fiskal yang akan ditempuh untuk mendorong ekonomi, baik dari sisi konsumsi maupun investasi.

Baca Juga: Beberapa Hari Menjelang Kick-Off Liga 1 2020, Supardi Nasir Beberkan Harapannya

"Kita akan memutuskan langkah-langkah kebijakan fiskal dalam mendorong ekonomi kita baik dari sisi konsumsi, investasi, dan dalam meningkatkan kembali sektor pariwisata terutama di Bali, Sulawesi Utara, dan Kepulauan Riau di mana daerah-daerah destinasi wisata inilah yang banyak dikunjungi turis-turis dari RRT," kata Presiden.

Penyebaran virus corona secara global memang turut memengaruhi banyak negara. Bagi Indonesia, salah satu sektor yang kini cukup terimbas oleh adanya wabah tersebut, ialah sektor pariwisata yang belakangan menjadi perhatian khusus.

"Kita tahu, (sektor pariwisata) kita sekarang menghadapi tekanan akibat penurunan kunjungan wisatawan," imbuhnya.

Baca Juga: Nekat Selundupkan Narkotika 12 Kilogram, Adik dan Kakak Terancam Hukuman Mati

loading...

Terkait hal tersebut, Presiden menginstruksikan agar industri pariwisata dalam negeri memaksimalkan dan menumbuhkan potensi wisata MICE (Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions) yang dimiliki.

Potensi MICE di Indonesia dinilai masih sangat besar, mengingat Indonesia memiliki atraksi wisata yang relatif menarik dan banyak, baik itu alam maupun budaya dan atraksi di dalamnya.

"Saya juga minta agar memaksimalkan kegiatan konferensi dalam negeri, MICE, di daerah-daerah tersebut," ucapnya.

Baca Juga: Jokowi Sambut Positif Keputusan BI Relaksasi Kebijakan Moneter dan Turunkan Suku Bunga

Lebih jauh, sektor pariwisata Indonesia juga harus mempromosikan diri dan menyasar wisatawan mancanegara yang batal berwisata ke negara-negara terjangkit wabah corona. Turis asal RRT yang menjadi salah satu penyumbang wisman terbesar di Indonesia memang mengalami penurunan. Namun, Indonesia masih dapat memanfaatkan peluang untuk mencari wisatawan dari negara-negara lainnya.

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X