Selasa, 7 April 2020

Dihapus dari Daftar Negara Berkembang, AS Akui Indonesia dan Tiongkok sudah Jadi Negara Maju

- 23 Februari 2020, 13:16 WIB
CONTAINER Terminal (JICT), bagian terbesar dari tenaga kerja, berhenti bekerja pada hari Kamis karena mogok yang dimaksudkan untuk berlangsung seminggu, kata serikat pekerja perusahaan.* /AFP / AKBAR ZEIN YUSUF

PIKIRAN RAKYAT - Tiongkok dan Indonesia dua di antara banyak negara yang dicabut dari daftar negara-negara berkembang Amerika Serikat dan dianggap sebagai negara maju saat menyangkut perdagangan internasional sejak 10 Februari 2020.

Demikian dikutip Pikiran-Rakyat.com dari The Star yang melansir pemberitahuan Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR), Minggu 23 Februari 2020.

AS juga mencabut preferensi khusus untuk daftar anggota Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) di antaranya Brasil, India, Indonesia, dan Afrika Selatan.

Baca Juga: Viral Video Seorang Ibu Jambak dan Tampar Penumpang Wanita Muda di KRL, Diduga Emosi akibat Ditegur Satpam

Penghapusan dari daftar internal negara-negara berkembang AS akan membuat negara itu lebih mudah meluncurkan penyelidikan subsidi ekspor yang sudah dituduhkan AS kepada negara-negara tersebut termasuk Indonesia.

Wakil direktur masyarakat Tiongkok, untuk Studi WTO yang berbasis di Beijing, Xue Rongjiu mengatakan pengumuman AS telah merusak otoritas sistem perdagangan multilateral. Pasalnya Tiongkok selalu membela sistem perdagangan multilateral.

Hubungan mitra dagang baik antara negara maju dan berkembang telah efektif diklaim berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi global.

Baca Juga: Steven Gerrard Buka Kemungkinan untuk Menjadi Rival dari Frank Lampard Lagi

"Tindakan unilateralis dan proteksionis seperti itu telah merugikan kepentingan Tiongkok dan anggota WTO lainnya," kata Xue.

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: The Star

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X
x