Minggu, 7 Juni 2020

Internasionalisasi Bahasa Indonesia Dilakukan Pemerintah, Kawasan ASEAN Jadi Sasaran Terdekat

- 21 Februari 2020, 13:53 WIB
PENGUTAMAAN bahasa negara, Bahasa Indonesia.*/DOK KEMENDIKBUD /null

PIKIRAN RAKYAT - Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara mengamanatkan supaya ada upaya internasionalisasi Bahasa Indonesia secara bertahap dan berkelanjutan. Beberapa upaya internasionalisasi Bahasa Indonesia tersebut telah dilakukan oleh pemerintah.

Plt. Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Dadang Sunendar mengatakan, wilayah ASEAN merupakan kawasan terdekat yang menjadi sasaran dalam mengupayakan internasionalisasi Bahasa Indonesia. Hal tersebut didasari oleh pertimbangan banyaknya warga Indonesia di ASEAN.

"Sepertiga penduduk ASEAN adalah warga Indonesia. Jadi, tidak salah kalau semua orang di wilayah ASEAN ini memandang Bahasa Indonesia sebagai bahasa yang sangat diperhitungkan," katanya di sela-sela taklimat media mengenai peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional di Kemendikbud, Jumat 21 Februari 2020.

Baca Juga: Tiktok Kampanyekan Tagar #SamaSamaBelajar Ajak Netizen Hindari Konten Negatif

Ia menambahkan, ASEAN menjadi kawasan yang diprioritaskan dalam pengiriman pengajar Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA). Sudah tiga tahun belakangan, katanya, prioritas pengiriman dilakukan.

Di luar ASEAN, ia menyebutkan, penugasan pengajar BIPA juga dilakukan. Tercatat ada 29 negara yang menjadi tujuan pengiriman BIPA.

"Ada 793 penugasan ke sekitar 29 negara. Ada negara yang dikirimkan BIPA berulang. Ada yang setiap tahun minta," ujarnya.

Baca Juga: Disney akan Rilis Koleksi Gaun Pengantin Ala Princess Bulan April Mendatang

Selain itu, penyusunan materi ajar Bahasa Indonesia untuk penutur asing juga dilakukan. Menurutnya, ada puluhan bahan ajar yang setiap tahun disusun melalui media cetak maupun daring. Bahan ajar itu kemudian dikirimkan ke semua perwakilan Indonesia di luar negeri.

"Kita punya 17 Atase Pendidikan dan Kebudayaan di bawah Kemendikbud dan Kemenlu. Kami bekerja sama dalam internasionalisasi Bahasa Indonesia ini," ujarnya.***

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X