Selasa, 2 Juni 2020

Usai Penemuan Balita Meninggal Tanpa Kepala di Samarinda, Polisi Turunkan Anjing Pelacak di Lokasi Penitipan Terakhir AYG

- 19 Februari 2020, 08:38 WIB
POLRESTA Samarinda menurunkan anjing pelacak dari Polda Kalimantan Timur di lokasi penitipan balita yang meninggal tanpa kepala, AYG, di PAUD Jannatul Athfaal, Jalan A.W. Sjahranie Samarinda Ulu, Selasa 18 Februari 2020.* /ANTARA

Guna memastikannya, polisi melakukan adegan ini hingga dua kali. Kegiatan ini disaksikan Bambang Sulistyo (ayah AYG), tim kuasa hukumnya, serta pihak yayasan PAUD.

Baca Juga: Film 'Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas' Jadi Momen Kembalinya Ladya Cheryl

"Hasilnya sama. Anjing terus mengendus ke arah parit dan menyusurinya," ungkap Kornelius.

Jika dugaan kematian AYG menguat pada indikasi penculikan, kata Kornelius, anjing terlatih milik kepolisian ini akan menjurus ke arah jalan umum.

Baca Juga: Lokasi SIM Keliling Wilayah Bandung Raya Hari Ini, Rabu 19 Februari 2020

Namun, pada kenyataannya, Tappy justru terus mengarah ke saluran air (drainase).

Untuk tingkat keakuratan penciuman Tappy, Kornelius meyakini pengendusan anjing peliharaannya ini sudah terbukti dalam beberapa kasus.

Baca Juga: Viral Rekaman CCTV di India, Polisi Pukuli Mahasiswa yang Sedang Belajar di Perpustakaan Buntut Protes UU Antimuslim

"Selalu akurat ketika kami menangani kasus pencurian hingga orang hilang," katanya menegaskan.

Saat mengendus, Tappy tidak sama sekali menjurus ke arah ruangan PAUD, tetapi terus ke arah luar bangunan tersebut.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X