Rabu, 8 April 2020

Usai Penemuan Balita Meninggal Tanpa Kepala di Samarinda, Polisi Turunkan Anjing Pelacak di Lokasi Penitipan Terakhir AYG

- 19 Februari 2020, 08:38 WIB
POLRESTA Samarinda menurunkan anjing pelacak dari Polda Kalimantan Timur di lokasi penitipan balita yang meninggal tanpa kepala, AYG, di PAUD Jannatul Athfaal, Jalan A.W. Sjahranie Samarinda Ulu, Selasa 18 Februari 2020.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Polresta Samarinda menurunkan anjing pelacak dari Polda Kalimantan Timur di PAUD Jannatul Athfaal, Jalan A.W. Sjahranie Samarinda Ulu atau tempat penitipan balita yang meninggal tanpa kepala, Selasa 18 Februari 2020.

Balita berusia 4 tahun berinisial AYG ini ditemukan meninggal tanpa kepala, setelah sebelumnya dilaporkan hilang. AYG dititipkan terakhir di lokasi tersebut pada 22 November 2019.

Baca Juga: Sosok Ashraf Sinclair di Mata Sahabat, Dikenal Sebagai Sosok Inspiratif Penyayang Keluarga hingga Dermawan dan Dekat dengan Anak Yatim Piatu

Anjing jenis german shepherd bernama Tappy diturunkan guna pastikan kematian AYG setelah pada hari yang sama jenazah balita berusia 4 tahun itu diautopsi.

Autopsi dilakukan dengan membongkar makam AYG (4). Rangkaian autopsi dilakukan selama lebih kurang dua jam. Autopsi dilakukan aparat kepolisian bersama dengan Tim Inafis Mabes Polri yang dipimpin Kombes dr Sumy Hastry.

Baca Juga: Penjualan dan Saham Apple Jatuh karena COVID-19, Broker Wall Street: Hambatan Jangka Pendek akan Terbantu Peluncuran 5G di Akhir Tahun

Dari hasil autopsi ini, Tim Inafis Mabes Polri kemudian membawa beberapa potong tulang sisa mendiang Yusuf untuk diteliti lebih lanjut.

Sampel itu dibawa ke mabes untuk ditindaklanjuti dan mencari kebenaran penyebab kematian.

Baca Juga: Tolak Rencana Pemerintah Naikkan Iuran BPJS, Puan Maharani: Cleansing Data Harus Dilakukan

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: Antara

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X