Selasa, 26 Mei 2020

Stasiun Sarinah di Jakarta Berganti Nama, Direktur MRT Jelaskan Alasannya

- 17 Februari 2020, 16:09 WIB
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan sambutan di sela-sela penandatanganan kerja sama (MoU) proyek pembangunan MRT fase 2A dan lingkup kerja CP201 di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Senin, 17 Februari 2020.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT – Stasiun Sarinah berganti nama menjadi Stasiun Thamrin, terkait konstruksi MRT Fase 2A.

Stasiun itu berada di antara Stasiun Monas dan Stasiun Bundaran HI.

PT MRT Jakarta (Perseroda) membuka suara terkait alasannya.

Baca Juga: Bamsoet: Perlu Edukasi Politik Agar Rakyat Tidak Salah Pilih Pemimpin

Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Silvia Halim, menyinggung identitas komersial yang melekat pada nama stasiun sebelumnya.

Ia menjelaskan dasar penamaan stasiun adalah yang mengandung unsur lokal, baik nama jalan maupun nama daerah.

Hal itu dia ungkapkan, usai penandatanganan kontrak konstruksi Fase 2A paket pertama, yakni dari Bundaran HI hingga Harmoni (CP201) dengan konsorsium Shimizu dan PT Adhi Karya di Stasiun Bundaran HI, Jakarta, Senin,17 Februari 2020.

Baca Juga: Kurir McDonald's di Tiongkok Bawa Kartu Suhu Tubuh, untuk Buktikan Bebas dari Virus Corona

"Seharusnya nama stasiun itu sarat dengan lokalitas, bisa dengan nama jalan atau nama daerah, sedangkan Sarinah adalah nama perusahaan. Itu enggak tepat untuk dipakai. Kenapa dulu dipakai, karena lebih memudahkan saja," katanya.

Selain itu, lanjut dia, dari segi lokasi juga stasiun MRT di Fase 2 ini nantinya tidak akan persis dibangun di depan pusat perbelanjaan Sarinah.

Seperti yang terjadi pada halte Bus Transjakarta, tetapi di perempatan Kebon Sirih dan Jalan Thamrin.

Baca Juga: Sudah Ada Eskalator dan Lift, Tempat Relokasi PKL di Pasar Atas Baru Masih Sepi

"Kedua, lokasi bukan di Sarinah juga, sekarang di perempatan Kebon Sirih dengan Thamrin," katanya.

Penggantian nama stasiun itu, sebut Silvia, sudah sejak satu bulan yang lalu.

Selain itu Silvi mengatakan pembangunan Fase 2A ini juga nantinya akan langsung dirancang untuk terintegrasi dengan halte Bus Transjakarta.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X