Habiskan Dana Rp 300 Miliar, Kini Stadion Manahan Solo Siap Gelar Piala Dunia U-20

- 16 Februari 2020, 18:24 WIB
Stadion Manahan Solo.*
Stadion Manahan Solo.* /Instagram @jokowi

PIKIRAN RAKYAT - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo meresmikan selesainya renovasi Stadion Manahan Kota Solo. Renovasi tersebut dilakukan menyambut persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20.

Renovasi besar dilakukan oleh Kementerian PUPR sejak Agustus 2018 dengan biaya Rp 301,3 miliar. Hal itu bertujuan agar Stadion Manahan menjadi stadion modern berstandar Internasional yang dapat menyelenggarakan kegiatan olahraga bertaraf Internasional.

"Alhamdulillah kita telah melakukan renovasi besar-besaran Stadion Manahan agar fasilitasnya menjadi lebih baik dan bisa segera ditetapkan FIFA maupun PSSI sebagai stadion tuan rumah Piala Dunia U20," kata Presiden Jokowi dalam sambutannya di Stadion Manahan Solo, Sabtu 15 Februari 2020.

Baca Juga: Kaum Disabilitas Kerap Tak Diperhatikan hingga Dilupakan, DPRD Majalengka Langsung Godok Perda

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Stadion Manahan memiliki kapasitas 20.000 penonton menggunakan kursi tunggal (single seat) yang dibangun agar dapat menjadi venue event skala nasional dan internasional. Diharapkan pembangunan Stadion Manahan yang baru akan menjadi icon baru Kota Solo serta ikut meningkatkan prestasi olahraga di Solo khususnya dan Indonesia pada umumnya. 

"Di Kota Solo ada 5 stadion seperti Sriwedari dan termasuk Stadion Manahan. Karena kurang representatif, kita renovasi. Ingin membangkitkan kembali prestasi olahraga, khususnya sepakbola di Kota Solo. Fasilitasnya semua direnovasi, sound sistem dan ada jacuzi juga, jadi lengkap seperti GBK Mini," ujar Basuki. 

Manahan merupakan salah satu stadion yang disiapkan sebagai venue Piala Dunia FIFA U-20 tahun 2021. Untuk kenyamanan atlit juga dilakukan perbaikan ruang ganti pemain yang dilengkapi kolam berendam air panas (jacuzi) untuk masing-masing tim dan ruang pemanasan atlit. Untuk lintasan atletik juga telah dilakukan perbaikan dan telah mendapat sertifikat kelas 2. 

Baca Juga: Nahas, Bocah 6 Tahun Ditemukan Sudah Tak Bernyawa di Aliran Sungai Loa Kota Bandung

Pada fasade stadion juga menggunakan motif batik Kawung yang menjadi ciri khas budaya Solo. Konstruksi atap menggunakan space frame keliling stadion, penambahan lift di area tribun barat VIP serta fasilitas 24 kursi difabel.***

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

x