Jumat, 21 Februari 2020

Masyarakat Jangan Takut, Pemerintah Pastikan WNI yang Telah Diobservasi di Natuna dalam Keadaan Sehat

- 15 Februari 2020, 16:08 WIB
Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Provinsi Hubei, China menyapa warga dari dalam pesawat udara sebelum tinggal landas usai menjalani masa observasi di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (15/2/2020). Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan secara resmi telah memulangkan 238 WNI ke daerah masing-masing karena telah dinyatakan sehat. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj. /MUHAMMAD ADIMAJA

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian/Lembaga yang meliputi Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengawal kepulangan 285 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Natuna, Kepulauan Riau, setelah menjalani proses observasi, Sabtu 15 Februari 2020.

Observasi kesehatan yang dijalani para peserta WNI tersebut dipantau secara ketat 24 jam sesuai standar protokol Badan Kesehatan Dunia (WHO) selama 14 hari, terhitung sejak mereka dijemput dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) terkait Virus Corona (COVID19/2019-nCov) pada Sabtu 1 Februari 2020 lalu.

Selama menjalani observasi, para peserta WNI yang lebih banyak merupakan mahasiswa itu diberikan jaminan dan layanan fasilitas memadai serta mengutamakan kenyamanan. Bahkan selama proses observasi mereka tetap bisa mengikuti perkuliahan secara online, berolahraga, bermusik dan berinteraksi sesuai yang dilakukan sehari-hari.

Baca Juga: Kalangan Milenial Dibayang-bayangi Nyeri Punggung, Pinggang hingga Leher

Setelah mengikuti proses observasi, sebanyak 277 orang yang terdiri dari 238 warga, 5 orang dari KBRI yang bertugas mencari warga di Wuhan, kemudian 18 orang kru Maskapai Batik Air dan TNI AU, 11 orang tim Kesehatan RSPAD dan tim Kemenkes yang bertugas selama observasi dan 5 orang pengamanan Mabes TNI tersebut dinyatakan dalam keadaan sehat dan bugar. Kondisi tersebut tidak berbeda seperti saat sebelum mereka menjalani observasi sebagai prosedur yang harus dilakukan sesuai standar WHO usai dijemput dari RRT.

Dikutip siaran pers BNPB, melalui keterangan Presiden Joko Widodo sebelumnya telah memastikan bahwa para peserta WNI tersebut sehat dan ceria selama menjalani rangkaian observasi yang dijaga ketat sesuai protokol kesehatan WHO hingga selesai.

"Itu proses protokol kesehatan dari WHO yang kita ikuti secara ketat. Karantina di Natuna juga ketat diawasi, dicek harian. Sekarang sudah 14 hari, memang protokolnya seperti itu," ujar Presiden dalam keterangannya di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah Jumat 14 Februari 2020.

Baca Juga: Candaan TikTok Bikin Anak di Brazil Meninggal

Hal tersebut sekaligus menepis kekhawatiran mengenai kondisi para WNI selepas kembali ke tengah keluarga dan masyarakat. 

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X