Jumat, 21 Februari 2020

Di Awal Sempat Menolak, Warga Natuna Antusias Menyemarakkan Pelepasan WNI dari Wuhan ke Daerah Asal

- 15 Februari 2020, 12:54 WIB
WARGA Natuna antusias melepas WNI dari Wuhan yang diobservasi selama 14 hari di daerah setempat. Rencananya seluruh WNI yang diobservasi akan meninggalkan Natuna pada Sabtu, 15 Februari 2020.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT –  Di awal pemilihan Pulau Natuna Kepulauan Riau, sebagian warga ada yang menolak observasi warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan Tiongkok.

Selama dua pekan, tepatnya 14 hari para WNI menjalani observasi, kini tiba saatnya pulang ke daerah asal.

Semua WNI dinyatakan negatif COVID-19, dan rupanya memperoleh pelepasan penuh antusiasme dari warga Natuna.

Baca Juga: Pejabat Tiongkok Kecam Reaksi Berlebihan yang Dilakukan AS Terkait Virus Corona COVID-19

Ratusan warga Kota Tua Penagi dan Pering, berkumpul di sekitar hanggar Lanud Raden Sadjad Natuna, untuk melepas.

"Awalnya kami rencanakan yang hadir di sini sebanyak 70 orang, tapi ternyata yang mau ikut banyak sampai 150 orang," kata Ketua RT 01 Kota Tua Penagi, Suprianto di Natuna, Sabtu, 15 Februari 2020.

Dari laman Antara dikutip, Kota Tua Penagi, merupakan perkampungan terdekat dengan lokasi hanggar.

"Hari ini hari terakhir mereka. Kami memberikan ucapan selamat jalan. Selamat berkumpul dengan keluarga," kata dia.

Baca Juga: Jumpa Penggemar Lucas WayV di Jakarta Ditunda karena Virus Corona

Ketua RT 01 itu tidak menampik, warganya sempat ketakutan dan panik, sampai 29 KK memutuskan mengungsi ke daerah lain.

Dia menjelaskan alasan kecemasan itu lantaran ketidaktahuan, sehingga meminta WNI terobservasi memakluminya.

"Yang lalu, kami berdemo jangan dibilang tidak NKRI, tidak ada rasa manusiawi. Itu karena informasi kurang, itulah yang kami rasakan," kata dia.

Di tempat yang sama, warga Pering, Heti juga bergembira melepas WNI dari Wuhan.

Baca Juga: Makin Canggih, Sebentar Lagi akan Ada Ponsel yang Bisa Mengisi Daya Via Pikiran

"Alhamdulillah mereka enggak sakit. Bisa pulang berarti dalam kondisi sehat," kata dia, yang lokasi rumahnya sekitar 2 Km dari Lanud Raden Sadjad.

Sementara itu, Bupati Natuna Kepulauan Riau Hamid Rizal menyatakan bangga daerahnya dipilih menjadi tempat observasi WNI dari Wuhan, terkait dengan upaya mengantisipasi penyebaran COVID-19.***

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Antara

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X