Jumat, 28 Februari 2020

Siswi SMP Korban Bullying di Purworejo Terus Dibujuk Ganjar Pranowo untuk Pindah Sekolah

- 14 Februari 2020, 18:58 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Joko Triharmanto /Tangkap Gambar video Youtube resmi Ganjar Pranowo

PIKIRAN RAKYAT - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus membujuk siswi korban bullying di sebuah SMP di Purworejo agar pindah sekolah luar biasa (SLB). Pemerintah Provinsi akan membiayai seluruh biaya sekolah siswi berkebutuhan khusus tersebut.

"Saya ingin, karena dia berkebutuhan khusus maka sekolahnya di tempat yang bisa memfasilitasi itu. Sudah saya carikan tempat kos dan sekolahnya," kata Ganjar di ruang dinas Gubernur, Jumat 14 Februari 2020.
 
Hingga saat ini Ganjar masih merayu siswi tersebut pindah untuk pindah sekolah.

Baca Juga: Lucinta Luna Beli Obat dari FLO dengan Harga Ratusan Ribu Rupiah

"Sekarang saya sedang merayu orang tuanya untuk menyetujui. Sampai tadi malam, orang tuanya 80 persen sudah mau," tambahnya. 

Terkait biaya, Ganjar menegaskan akan menanggung secara keseluruhan. Mengingat, orang tua siswi tersebut hanya bekerja sebagai buruh.

"Karena ini bapaknya buruh, maka kami akan menjamin agar pendidikannya bisa berjalan dan masa depannya bisa baik," jelas Ganjar.

Baca Juga: Tim Putri Indonesia Dikalahkan Jepang di Perempat Final Badminton Asia Team Championship 2020

Sebelumnya  Ganjar memberikan santunan kepada orangtua korban. Santunan ini diberikan agar orangtua tidak bekerja selama beberapa waktu dan mencurahkan perhatian mereka untuk mendampingi sang putri melewati masa-masa traumatis. Kedua orang tuanya kondisinya memang memprihatinkan.

Ganjar juga menghimbau, agar pelaku didampingi guru konseling maupun psikolog. Ini untuk mencegah berulangnya kembali aksi perundungan di tempat lain.

Politisi dari PDIP menambahkan, Pemprov akan melakukan evaluasi terhadap sekolah tempat terjadinya bullying tersebut. Mengingat, sekolah itu hanya memiliki sedikit siswa dan manajemennya dipertanyakan.

Baca Juga: 6 Tahun Dibui di Cipinang, Eks Napi Bom Bali I Akui Lakukan Aksi Terorisme Gara-gara Media

Jika perlu maka sekolah akan di merger. Pemprov akan memberikan rekomendasi dan masukan kepada yayasan, mengingat sekolah tersebut milik swasta.

Upaya tersebut sebagai langkah Ganjar agar semua lembaga pendidikan di Jateng memperbaiki mutu pendidikan, manajemen dan lainnya. Oleh karena Pemprov bakal  menggandeng PGRI untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekolah swasta.***


Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X