Senin, 6 April 2020

Kemendagri Pastikan Data Sensus Penduduk 2020 Aman Jika Tak Ada Kejahatan

- 14 Februari 2020, 16:17 WIB
ADANYA kejahatan bisa menghambat sensus penduduk 2020 ini. /ANTARA FOTO

PIKIRAN RAKYAT - Kementerian Dalam Negeri akan melakukan sensus penduduk tahun 2020

Saat ini, sebanyak 266 juta data penduduk Indonesia telah dihimpun oleh Direktorat Jendral Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) sejak 25 November 2019.

Hal ini disampaikan Sekretaris Direktur Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, I Gede Suratha, dalam diskusi yang bertajuk SP2020: Satu Data Indonesia di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Jakarta Pusat, sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari PMJ NEWS Kamis, 13 Februari 2020.

Baca Juga: Nama Marshanda Terseret dalam Kasus Zefania, Karen Pooroe: Saudari M yang Punya Apartemen

Gede memaparkan bahwa sistem informasi administrasi kependudukan yang dikelola hingga saat ini masih terjamin keamananya lantaran didukung dengan pendampingan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Dia berharap tidak ada oknum yang berhasil menembus. Gede juga memastikan sampai saat ini belum ada yang melaporkan bisa menembus ke database kependudukan Ditjen Dukcapil.

"Sehingga, jika tidak ada kesengajaan atau kejahatan, harusnya data kita terjamin keamananya. Jadi, mudah-mudahan ini dijaga oleh kita semua,” katanya.

Sensus Penduduk tahun 2020 dilakukan dalam dua metode yaitu secara online dan offline. Metode online akan dimulai pada Sabtu, 15 Februari 2020, dan berlangsung hingga 31 Maret mendatang.

Baca Juga: Lindungi Petani, Disperindag Jabar Siapkan 13 SRG Jadi Pusat Distribusi Provinsi

Halaman:

Editor: Andika Thaselia Prahastiwi

Sumber: PMJ News

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X