Rabu, 1 April 2020

Pemerintah Putuskan Tak Pulangkan WNI Eks ISIS, Komisi I DPR RI: Keputusan yang Tepat

- 12 Februari 2020, 17:59 WIB
KOMISI I DPR RI buka suara soal wacana Pemerintah Indonesia tak pulangkan WNI eks ISIS. /AFP

PIKIRAN RAKYAT - Setelah adanya perdebatan panjang mengenai kepulangan Warga Negara Indonesia (WNI) eks ISIS, kini pemerintah Indonesia secara resmi memutuskan tidak memulangkan mereka ke Indonesia.

Keputusan ini diambil setelah rapat terbatas di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa, 11 Februari 2020.

Pemerintah sepakat bahwa tidak ada rencana untuk memulangkan teroris ke negara asal.

Baca Juga: Ahli Epideniologi dari NU Perkirakan Virus Corona akan Hilang Awal Juni Mendatang

Jumlah 228 orang teroris ini sempat diperdebatkan apakah harus dipulangkan atau tidak.

loading...

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD mengatakan, ada 689 WNI yang berada di Suriah dan Turki. Mereka, kata Mahfud, merupakan teroris lintas batas atau foreign terrorist fighter (FTF).

"Pemerintah tidak ada rencana memulangkan teroris. Tidak akan memulangkan FTF ke Indonesia. Berdasarkan data CIA (Central Intelegence Agency), 689 (orang). Sebanyak 228 ada identitas dan teridentifikasi. Sisanya 401 tidak teridentifikasi," jelas Mahfud usai rapat bersama Presiden Joko Widodo dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman resmi DPR RI.

"Sementara dari ICRP (Indonesia Conference on Religion and Peace) ada 185 orang. Mungkin 185 orang itu sudah jadi bagian dari 689 dari CIA,” ucapnya kembali.

Baca Juga: Lucinta Luna Ditahan di Sel Wanita Usai Tersandung Narkoba, Mantan Manajer: Dia Laki-laki, Muhammad Fatah

Halaman:

Editor: Andika Thaselia Prahastiwi

Sumber: DPR RI

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X