Minggu, 7 Juni 2020

Terdampak Peningkatan Status Darurat Corona di Singapura, Indonesia Harus Cari Alternatif Jalur Logistik

- 11 Februari 2020, 13:27 WIB
PASIEN virus corona terbaring saat akan diobati oleh tenaga medis.* /AFP/Xiong Qi

PIKIRAN RAKYAT - Peningkatan status travel warning Singapura dari kuning menjadi oranye dapat mempengaruhi perdagangan Indonesia.

Pemerintah dan pelaku usaha perlu memikirkan alternatif jalur logistik untuk lalu lintas perdagangan ekspor dan impor.

Seperti diketahui ada empat status travel warning yaitu hijau, kuning, oranye, dan merah.

Baca Juga: Disparbud Jabar Bidik Turis Amerika dan Eropa, Dedi : Kami Mulai Menggali Potensi Wisata yang Menarik

Kuning artinya imbauan untuk meningkatkan kehati-hatian, sementara paling tinggi adalah merah yang artinya tidak direkomendasikan pergi ke sana.

Peningkatan status travel warning Singapura dipengaruhi oleh semakin banyaknya pasien positif corona di negara tersebut yaitu mencapai 45 orang. Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara.

Baca Juga: 5 Manfaat Kalium bagi Tubuh, Meningkatkan Kesehatan Jantung hingga Rangsang Aktivitas Saraf Otak

Direktur Eksekutif Core Indonesia Mohammad Faisal mengatakan, Indonesia memiliki banyak ketergantungan dengan Singapura baik dari investasi maupun perdagangan.

Jika aktivitas perdagangan di Singapura terhambat, maka hal itu juga dapat berpengaruh ke Indonesia.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X