Sabtu, 30 Mei 2020

Australia Apresiasi Indonesia dalam Tangani Karhutla

- 9 Februari 2020, 17:13 WIB
Ilustrasi kejadian kebakaran hutan /Ylvers

PIKIRAN RAKYAT - Presiden Joko Widodo menghadiri jamuan santap siang kenegaraan oleh Gubernur Jenderal Australia David Hurley di Government House, Canberra, Australia, pada Minggu, 9 Februari 2020.

Jamuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian upacara penyambutan kenegaraan dalam rangka kedatangan Presiden Jokowi.

Kehadiran Presiden Jokowi di Australia kali ini juga bertepatan dengan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Australia.

Baca Juga: Widi 'Maliq & D' Essentials' Asah Kreativitas dengan Garap Jingle Iklan

Dalam pengantarnya, Presiden Jokowi menyampaikan, bahwa kunjungannya ke Canberra merupakan yang pertama kalinya.

Kepala Negara juga menyebut, bahwa kunjungan ini dilakukan di tengah situasi dunia yang tidak menentu.

"Kunjungan ini, saya lakukan pada saat situasi dunia sedang tidak menentu dan dipenuhi berbagai macam tantangan termasuk merebaknya virus corona akhir-akhir ini," kata Presiden.

Baca Juga: Dalam Sehari, 2 Penemuan Mayat Gegerkan Warga di Subang

Lebih jauh, Presiden menyebut, bahwa kunjungan tersebut juga ia lakukan saat Australia sedang menghadapi tantangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang cukup masif.

"Justru di saat seperti inilah pentingnya seorang teman untuk bertandang. Saling menguatkan di waktu sulit dan saling menguatkan untuk berkontribusi pada dunia," imbuh Presiden.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jenderal David Hurley menyampaikan apresiasi atas kontribusi Indonesia dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan yang melanda Australia.

Baca Juga: Mengenang Lagi Kampung Uighur di Xinjiang yang Diratakan, Pengungsi Wanita di AS: Kembalikan Rumahku

"Kita sangat berterima kasih untuk bantuan Indonesia dalam menghadapi kebakaran hutan di Australia, dengan pengiriman lebih dari 30 insinyur angkatan bersenjata untuk berkontribusi pada Operation Bushfire Assist (Operasi Penanganan Kebakaran Hutan)," kata Hurley.

"Pada saat kita memerlukan, negara Anda membantu negara kami, itulah tanda bagi sebuah persahabatan yang sejati," imbuhnya.

Presiden Jokowi menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus menjaga hubungan baik dengan negara-negara tetangganya, termasuk Australia.

Baca Juga: Selain Wisata The Great Asia Africa di Lembang, 300-an Bangunan di KBU Terindikasi Melanggar Tata Ruang

Presiden berharap kedua negara dapat terus bekerja sama dengan saling menguntungkan di berbagai bidang.

"Hubungan ekonomi akan terus kita perkuat melalui implementasi IA-CEPA. Hubungan antarmasyarakat akan terus kita perkuat melalui kerjasama pendidikan," tandasnya.

Jamuan santap siang tersebut turut dihadiri oleh Perdana Menteri Australia Scott Morrison. ***

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X