Meski Berada di Balik Jeruji, Seorang Napi Kendalikan Peredaran Tembakau Gorila Jakarta-Surabaya

- 9 Februari 2020, 13:05 WIB
SEJUMLAh barang bukti ganja sintetis (tembakau gorilla) diperlihatkan saat rilis kasus penangkapan pembuat ganja sintetis di Mapolrestabes Makassar, Sulawaesi Selatan, Senin, 29 Juli 2019.*/ANTARA /

PIKIRAN RAKYAT - Penyidik Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya mengemukakan, peredaran narkoba jenis ganja sintetis atau tembakau gorila jaringan Jakarta-Surabaya dikendalikan oleh narapidana yang berada di balik jeruji besi.

"Yang mengendalikan ini adalah napi dari dalam sel dan dia masuk pada tahun 2018 untuk kasus yang sama," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Herry Heryawan saat dikonfirmasi, Minggu 9 Februari 2020.

Baca Juga: Ada 5.000 Berita Hoaks Dalam Setahun, Ridwan Kamil: Tahan Diri Dulu Jangan Langsung Sharing

Saat ditanya mengenai lembaga pemasyarakatan yang menjadi tempat narapidana tersebut menjalani hukumannya, Herry hanya menyebutkan lapas tersebut berada di Jawa Tengah.

"Salah satu lapas di Jawa Tengah," ujarnya singkat.

Dikonfirmasi terpisah, Kepada Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan, Kepolisian sedang mengejar satu buronan dalam kasus tersebut.

Baca Juga: Pelatih Persib Senang Lihat Kemajuan dan Perkembangan Wander Luiz dan Geoffrey Castillion

"Ada satu DPO inisialnya L, ini masih kita lakukan pengejaran. Mudah-mudahan bisa segera kita ungkap," kata Yusri.

Dalam pengungkapan kasus narkotika jenis ganja sintetis atau tembakau gorila jaringan Surabaya-Jakarta itu, Kepolisian telah meringkus 13 tersangka.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X