Sunda Empire Haruskan Semua Negara Daftar Ulang Perpanjang Izin, Roy Suryo: Kayak Anak Sekolah Aja!

- 7 Februari 2020, 17:38 WIB
GUBERNUR Jenderal DH 17 Sunda Empire, Sayidi (kanan) menjawab pertanyaan Tokoh Sunda, Popong Otje Djundjunan saat acara diskusi publik di Aula Pikiran Rakyat, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat, 24 Januari 2020. Dalam acara yang dihadiri berbagai kalangan tersebut membahas mengenai penomena Sunda Empire dalam perspektif sejarah dan kewaspadaan dini masyarakat.* /ARMIN ABDUL JABBAR/PR

PIKIRAN RAKYAT - Petinggi Sunda Empire memang sudah ditahan oleh pihak kepolisian, namun masih hangat dibicarakan publik dan pesohor tanah air.

Seperti diberitakan Pikiran-Rakyat.com sebelumnya, Roy Suryo mengungkapkan alasan dibalik pelaporan dedengkot kekaisaran fiktif itu terkait dengan anak muda.

Ternyata, banyak anak muda yang percaya bualan-bualan kelompok kultus ini lantaran menyunting seenaknya artikel Wikipedia.

Baca Juga: Tertawakan Klaim Pemimpin Sunda Empire, Roy Suryo: Berarti Usia Dia Udah 400 Tahun!

Kelompok yang mengaku disebut sebagai Kekaisaran Matahari ini mengubah fakta sejarah yang ditulis dalam situs ensiklopedia bersama menggunakan akun anonim.

Anak-anak muda yang percaya ini malah membuat jengkel dan bingung Roy Suryo sebab mereka malah melakukan perundingan daring (online bullying)

Aksi mereka dilakukan lewat direct message (DM) media sosial Twitter dan pesan langsung pribadi (japri) WhatsApp.

Baca Juga: Persib vs Barito Putera, Robert Alberts Susun Komposisi Pemain Terbaik

Fakta sejarah yang diubah oleh Sunda Empire terkait dengan pendirian dua organisasi dunia, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X