Dito Ganinduto : Kasus Jiwasraya Harus Tuntas Paling Lambat Tiga Tahun

- 3 Februari 2020, 17:55 WIB
WARGA melintas di depan kantor Asuransi Jiwasraya di Jalan Juanda, Jakarta.* /ANTARA

Sementara itu, Ketua Komisi XI Dito Ganinduto mengatakan, hasil rapat tersebut menyepakati bahwa kasus Jiwasraya harus dituntaskan paling lambat tiga tahun. "Itu berarti selambat lambatnya tahun 2023 harus sudah benar-benar tuntas. Tidak boleh lebih dari tiga tahun," ujarnya.

Dito mengatakan, pihaknya juga sepakat dengan BPK agar tujuan paling utama dari investigasi ini adalah mengembalikan hak 5,5 juta nasabah. Diantara jumlah tersebut, 17.000 diantaranya melakukan investasi di saving plan di Jiwasraya.

"Seperti yang disampaikan menteri BUMN, bahwa permasalahan nasabah akan diselesaikan kuartal pertama tahun ini. Kami dukung, tapi kami sepakat solusi harus selesai dalam waktu tiga tahun," ujarnya.

Baca Juga: Kisah Dokter Tiongkok yang Tangani Virus Corona, Rela Gelar Pernikahan 10 Menit demi Bisa Kembali Rawat Pasien

Dito meminta agar nasabah untuk tenang dan percaya, bahwa pemerintah akan menyelesaikan kasus ini dalam waktu sesingkat-singkatnya. "Dan tentunya kalau ada hal-hal menyangkut penegakan hukum akan diselesaikan oleh pemegak hukum," ujarnya.

Selain membicarakan kasus Jiwasraya dan Asabri, menurut Dito, pertemuan tersebut juga membahas pengawasan industri keuangan lain. Hal itu diantaranya adalah Penyertaan Modal Negara untuk Badan Usaha Milik Negara. ***

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X