Wabah Virus Corona Kian Mengkhawatirkan, 4 WNI Justru Tolak Kembali ke Indonesia

- 2 Februari 2020, 15:32 WIB
Petugas medis memeriksa kesehatan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China yang baru tiba di Bandara Hang Nadim, Batam, dan akan diberangkatkan menuju Natuna dengan pesawat Hercules TNI di Kepulauan Riau, Minggu (2/2/2020). Sebanyak 238 orang WNI dari Wuhan, China tersebut selanjutnya dipindahkan ke Natuna untuk menjalani observasi selama kurang lebih dua minggu guna memastikan kesehatannya dan terbebas dari virus corona. ANTARA FOTO/Kementerian Luar Negeri RI/mrh/aww. /KEMENTERIAN LUAR NEGERI RI

PIKIRAN RAKYAT - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) merilis sebanyak 7 warga negara Indonesia (WNI) batal dievakuasi dari Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok. Sebanyak 4 WNI menolak dievakuasi dengan alasan keluarga, sedangkan 3 WNI lainnya tidak memenuhi syarat terbang.

“Pada proses menjelang kepulangan, terdapat 4 WNI yang memilih untuk tetap tinggal di Tiongkok karena alasan keluarga dan 3 WNI tidak dapat memenuhi persyaratan kesehatan untuk terbang,” demikian dikutip dari kemlu.go.id

Kendati demikian, KBRI Beijing terus menjalin komunikasi dengan ketiga WNI tersebut dan berkoordinasi dengan pihak asrama universitas serta otoritas Tiongkok untuk memastikan kondisi dan kebutuhan yang mereka perlukan. Kemenlu juga telah menghubungi keluarga masing-masing di Indonesia.

Baca Juga: Sahabat Nikita Mirzani Ucapkan Janji Jaga Arkana, Fitri Salhuteru: Sudah Ibu Ucapkan di Tanah Suci

Sebelumnya, Kemenlu memastikan sebanyak total 243 orang berhasil dibawa ke Indonesia oleh Tim Pemulangan Pemerintah Indonesia. Mereka terdiri dari 237 WNI yang tinggal di Provinsi Hubei, 1 WNA (suami WNI), serta 5 anggota Tim Aju KBRI Beijing. Keseluruhan penumpang telah tiba dengan selamat di Natuna, Minggu 2 Februari 2020. 

loading...

Sesuai protokol kesehatan, seluruh penumpang telah melalui pemeriksaan kesehatan berlapis baik yang dilakukan otoritas kesehatan RRT maupun Tim Dokter Indonesia di Bandara Internasional Wuhan. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh penumpang dalam keadaan sehat. 

Saat transit di Batam dan sebelum dipindahkan ke pesawat TNI AU, seluruh penumpang kembali menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Batam dan dinyatakan seluruhnya dalam kondisi sehat. Setiba di Natuna, para penumpang menjalani proses observasi selama 14 hari di Lanud Raden Sadjad.***

 

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X