Kamis, 4 Juni 2020

Warga Temukan Dua Arca, Diduga Peninggalan Martaram Kuno

- 30 Januari 2020, 06:20 WIB
PENGANGKATAN arca ganesha, dari sebuah ladang, di Dieng, Wonosobo.* /EVIYANTI/PR

PIKIRAN RAKYAT - Warga Dusun Kalijeruk II di Desa Widodomartani, Ngemplak, Sleman tak sengaja menemukan dua arca saat menggali kolam penampungan untuk kotoran sapi, Rabu 29 Januari 2020.

Berdasarkan pengamatan oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta, kedua arca ini diperkirakan dari abad ke-9.

Kapolsek Ngemplak, Kompol Wiwik Hari Tulasmi menjelaskan arca itu ditemukan di Tanah Kas Desa (TKD). Saat itu pekerja eskavator tengah menggali tanah sedalam empat meter.

Baca Juga: Badan Lingkungan Hidup Singapura Anjurkan Mengepel Lantai 2 Kali Pakai Disinfektan untuk Hindari Virus Corona

"Tiba-tiba eskavator menyentuh batu. Setelah dicek ternyata batu tersebut berbentuk arca. Kemudian aktivitas dilanjutkan lagi dan tak berselang lama menemukan arca kedua," ujarnya.

Atas temuan itu, warga melapor ke Polsek Ngemplak. kemudian, kedua arca di bawa ke kantor polisi, sedangkan lokasi penemuan arca juga dipasang garis polisi.

"Setelah itu penggalian dihentikan dan kami minta untuk pekerjaan dihentikan sementara," ungkapnya.

Baca Juga: Kuasa Hukum Rey Utami dan Pablo Benua Resmi Mundur Jadi Pengacara Kasus Ikan Asin

Pihak Polsek pun menghubungi BPCB Yogyakarta untuk pemeriksaan lebih detil. Berdasarkan pemeriksaan awal, arca pertama berbentuk lembu atau disebut arca nandi dengan ukuran panjang 60 cm dan tinggi 40 cm. Sedangkan yang kedua berbentuk seperti orang tua dengan lebar 30 cm dan tinggi 80 cm.

Sementara itu, Kepala Unit Penyelamatan, Pengembangan dan Pemanfaatan BPCB DIY, M Taufik, memperkirakan kedua arca ini merupakan bagian dari candi yang dibuat pada abad ke-9 atau sekitar 800 masehi.

"Sezaman dengan Candi Kedulan, Kimpulan, Morangan. Pada zaman Mataram Kuno. Dua arca berdasarkan pengamatan awal dari zaman Hindu. Arca nandi dan agastya. Agastya cirinya membawa kendi, orang tua gendut berjenggot. Untuk nandi sudah jelas (lembu)," tuturnya.

Baca Juga: Dampak Virus Corona, Media Tiongkok Resmi Tidak Tayangkan Konten Hiburan di Televisi

Taufik menuturkan, arca-arca tersebut merupakan bagian sebuah bangunan candi. Di dalam candi dipastikan ada lima arca yang menempel di dinding sekililing candi. Pihaknya memperkirakan masih ada tiga arca lagi yang terpendam di sekitarnya.

"Ada agastya, nandiswara, durga, ganesha, terus ada kala. Harus ada lima setiap sisi mata angin. Kalau candi harusnya ada lima," katanya.

Dengan temuan itu ia mengindikasikan ada candi yang terkubur di lokasi tersebut.

Baca Juga: Waseskab Ungkap Nilai Aset Negara yang Ada di Sekretariat Kabinet

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X