Beredar Kabar TKA Tiongkok Terinfeksi Virus Corona di Purwakarta, Dinkes Manyangkal

- 29 Januari 2020, 19:34 WIB
FASILITAS Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP), Dr.M.Djamil, Padang, Sumatera Barat, untuk pasien jika memiliki gejala virus coronavirus.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Masyarakat Kabupaten Purwakarta mengkhawatirkan keberadaan tenaga kerja asing asal Cina yang dikabarkan terinfeksi virus Corona. Kabar yang tersebar di media sosial itu disangkal oleh pemerintah daerah setempat.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta, Muh Zubaedi.

"Warga Negara Asing tersebut tidak masuk kritetia pasen yang diobservasi untuk corona virus," katanya mengonfirmasi, Rabu 29 Januari 2020.

Baca Juga: Bahas Strategi Nasional Keuangan Inklusif, Jokowi: Kepercayaan Masyarakat Hal yang Penting

Kesimpulan itu berdasarkan informasi dari tim ahli corona Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sedangkan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta sampai saat ini belum menemui TKA yang bersangkutan.

Zubaedi hanya berkomunikasi melalui petugas penerjemah di perusahaan yang mempekerjakan TKA tersebut.

"Sekarang, menurut informasi dari translater pasen tersebut kondisinya sudah membaik," ujarnya.

Baca Juga: Dubes Amerika Serikat Pamit dan Menitipkan Hubungan Baik AS-Indonesia Kepada Mendagri Tito Karnavian

Karena itu, Zubaedi meyakinkan wilayah Kabupaten Purwakarta masih terbebas dari ancaman virus Corona. Untuk memastikan itu, petugas dari dinas terkait akan terus memantau kesehatan para TKA Cina yang ada di daerahnya.

"Kami akan mengunjungi ke shelter (mes TKA Cina) untuk memasitikan kondisinya. Kami sedang berkoordinasi dengan lintas sektor untuk menentukan waktunya, karena dari pihak pasien belum bisa dihubungi," tutur Zubaedi. Namun, ia menolak menyebutkan identitas TKA yang menjadi pasien tersebut.

Kabar yang beredar sejak beberapa hari terakhir itu berupa foto percakapan antara bidan dan temannya di aplikasi pesan. Mereka membicarakan seorang pasien berkewarganegaraan Cina di klinik kesehatan yang memiliki gejala mirip infeksi virus Corona.

Baca Juga: Dari Ketumbar sampai Baking Soda, Simak 4 Makanan yang Bisa Lancarkan Pencernaan

Meskipun memiliki gejala yang mirip, pasien tersebut menolak dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin. Dalam percakapan itu juga ditunjukkan paspor berbahasa Cina untuk meyakinkan pasien yang dimaksud WNA asal Cina.

Meskipun belum memeriksa langsung pasien tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta Deni Darmawan memastikan kabar tersebut tidak benar.

"Belum ada yang terkena virus corona di Purwakarta," katanya menjawab melalui pesan singkat.

 

Sementara itu, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika meminta masyarakat untuk tidak khawatir namun tetap mewaspadai potensi penyebaran virus Corona. Ia pun memastikan pemerintah daerahnya akan mengawasi TKA asal Cina agar tidak terinfeksi virus tersebut.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Kabupaten Purwakarta Titov Firman sebelumnya mengakui daerahnya menjadi salah satu kantung TKA asal Cina.

"Dinas mencatat ada sebanyak 236 orang TKA yang berasal dari Cina (disalurkan) melalui PT Sinohydro," kata Titov sebelumnya.

Para TKA asal Cina diketahui bekerja di proyek pembangunan jalur Kereta Cepat Indonesia-Cina. Mereka didatangkan dari berbagai daerah di negara tersebut sejak sekitar satu tahun yang lalu dari Sichuan, Anhui, Shandong, Xianglong, dan Yangsi, bukan berasal dari Wuhan yang merupakan kota kemunculan virus Corona pertama kali.***

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X