Kamis, 20 Februari 2020

Jokowi Mendorong PT PAL Mereformasi Rantai Pasok Produksi Alutsista

- 27 Januari 2020, 14:17 WIB
PRESIDEN Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Menko Polhukam Mahfud MD (kiri), Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (ketiga kiri), Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (ketiga kanan) dan Dirut PT Dirgantara Indonesia (Persero) Elfien Goentoro (kanan) meninjau pameran alutsista di sela-sela Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian Pertahanan, TNI dan Polri di Kantor Kemhan, Jakarta, Kamis, 23 Januari 2020. * /ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

PIKIRAN RAKYAT - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mendorong PT PAL mereformasi rantai pasok (supply chain) alat utama sistem sejata (Alutsista) berbasis industri lokal. Dengan demikian, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan terhadap alutsista produk impor.

Jokowi menegaskan, sebagai salah satu produsen alutsista, khususnya untuk alat pertahanan TNI AL, PT PAL harus meningkatkan efisiensi dan pembenahan tata kelola manajemen. Menurut dia, PT PAL berperan sangat strategis dalam perkembangan industri alutsista nasional.

“Saya ingin memastikan bahwa program pengembangan alutsista itu betul-betul dapat memperkuat industri pertahanan di negara Indonesia. Siang hari ini kita akan membahas mengenai strategi besar ke depan terhadap industri strategis pertahanan kita terutama pengembangan pengadaan alutsista,” ujar Jokowi dalam siaran pers Istana, Jakarta, Senin 27 Januari 2020.

Baca Juga: Digelar 3 Hari, Mandiri Investment Forum 2020 Akan Dihadiri 700 Investor dengan Aset Capai 4 Triliun Dolar AS

Jokowi menyampaikan hal tersebut saat memimpin rapat terbatas terkait Kebijakan Pengembangan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) di Hanggar Fasilitas Produksi Kapal Selam, PT PAL, Surabaya, Jawa Timur. Jokowi ingin mempertegas lagi untuk fokus terhadap pembenahan ekosistem industri pertahanan. 

Ia mengatakan, pembenahan berkaitan dengan fasilitas pembiayaan bagi BUMN klaster industri pertahanan dan ketersambungan dengan industri komponen baik itu pendukung maupun bahan baku.

“Termasuk di dalamnya adalah reformasi supply chain dan pengembangan industri lokal untuk mengurangi ketergantungan kepada barang-barang impor,” katanya.

Baca Juga: Cimahi Waspada Virus Corona, Perusahaan yang Miliki TKA Diminta Lakukan Pengawasan

Jokowi mengaku senang melihat perubahan yang dilakukan PT PAL. Menurut dia, pada 2015, PT PAL tampak seperti tidak ada manajemen di pabrik ini atau workshop. Ia menambahkan bahwa saat itu mesin-mesin berjajaran. 

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X