Kamis, 2 April 2020

Virus Corona Mewabah, Garuda Indonesia Terapkan Langkah Antisipasi bagi Penumpang dan Pastikan Kesehatan Awak

- 27 Januari 2020, 06:39 WIB
GARUDA Indonesia.* /INSTAGRAM/@garuda.indonesia

PIKIRAN RAKYAT - Menyusul masuknya suspect pasien virus corona ke Indonesia, Maskapai penerbangan Garuda Indonesia melakukan berbagai upaya untuk mencegah semakin menyebarnya virus corona.

Meskipun Garuda Indonesia tidak memiliki jadwal penerbangan langsung ke Wuhan, Tiongkok, Garuda Indonesia berupaya meningkatkan upaya antisipasi dan kewaspadaan. 

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, mengungkapkan, peningkatan kewaspadaan dilakukan melalui edukasi dan langkah antisipatif lainnya terhadap seluruh lini operasional dan stakeholder layanan penerbangan mengenai upaya pencegahan virus tersebut.

Baca Juga: Ikut Kompetisi demi Bayar Pengobatan Diabetes Sang Ibu, Kontestan LIDA Justru Kehilangan Ibunya saat Lolos Audisi

"Perhatian serius Garuda Indonesia terhadap upaya antisipatif penyebaran virus tersebut dilakukan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan penerbangan serta kenyamanan perjalanan udara kepada seluruh penumpang," ujar Irfan, Sabtu 25 Januari 2020.

loading...

Dia mengatakan, Garuda Indonesia telah meningkatkan pengawasan bekerja sama dengan otoritas kesehatan dan layanan kebandaraan setempat. Hal itu terutama terhadap sejumlah layanan penerbangan yang beroperasi di sejumlah rute internasional yang rawan atas penyebaran virus tersebut.

Baca Juga: 4 Cara untuk Tunda Penuaan Dini pada Otak, Mulai dari Interaksi Sosial hingga Olahraga

Menurut Irfan, Garuda Indonesia tidak memiliki rute penerbangan dari dan menuju Wuhan. Namun, Garuda Indonesia turut meningkatkan pengawasan bersama otoritas bandara setempat, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di Indonesia khususnya di terminal kedatangan internasional.

"Kami secara seksama turut mematuhi seluruh kebijakan regulator terkait upaya pencegahan virus tersebut yang salah satunya dilakukan melalui kebijakan menyampaikan dokumen kesehatan berupa general declaration of health dan manifes penumpang kepada petugas kesehatan di pos kesehatan KKP terminal penerbangan internasional sesaat setelah mendarat untuk flight yang melayani penerbangan langsung maupun transit khususnya dari Tiongkok dan Hong Kong" ujarnya.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X